Adanya Dugaan Money Politik, Maxi Mendatangi Bawaslu Tarakan

Saturday, October 31, 2020 | 16:33

Bagikan:


TARAKAN - KORANDIGITALNET.COM - Hendy Arief atau lebih di kenal dengan Maxi, sore tadi sekitar pukul 13.20 wita, mendatangi kantor Bawaslu kota Tarakan, di Jl.Pulau Sumatra Rt.15 Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah, guna melaporkan adanya dugaan  money politik yang dilakukan oleh salah satu timses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltara. Sabtu 31/10/2020.


Dalam laporannya, Maxi menyampaikan beberapa hal yang menurutnya masuk dalam pelanggaran pilkada, termasuk dugaan bagi-bagi uang yang dilakukan oleh timses salah satu paslon.


'Benar tadi saya mendatangi Bawaslu Kota Tarakan, guna melaporkan salah satu timses paslon berinisial MLN, bukti tersebut kami dapatkan dalam postingan dimedia sosial ,' kata Maxi.


Maxi yang ditemui awak media setelah melaporkan dugaan pelanggaran tersebut menguraikan bahwa,  money politik dilakukan pada saat paslon no.3 mengadakan silaturahmi dengan warga di daerah Beringin satu Kota Tarakan, Dimana MLN secara jelas membagikan amplop yang diduga berisikan lembaran uang dan algaka.


"Saya berharap agar Bawaslu segera menindak lanjuti laporan kami ini, karena kalau ini dibiarkan, dampak buruk akan terjadi di pilgub ini, sebenarnya ini sudah sering kami dengar laporan-laporan terkait adanya bagi-bagi uang pada saat ada mengumpulkan warga, namun kami masih mengumpulkan bukti-bukti yang memang masuk dalam sebuah pelanggaran pemilukada,"Jelas Maxi.

Lebih lanjut Maxi meminta kepada Bawaslu untuk tidak tebang pilih, siapapun yang diduga melakukan money politik harus segera di mintai klarifikasinya dan bila terbukti melakukan pelanggaran maka MLN tersebut harus mempertanggung jawabkan sesuai UU Pemilukada tentang money politik,' Tutupnya (y)

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM