Bersama Unsur Muspida, Koperasi Produsen Nelayan Kaltara, Lepaskan Bibit Kepiting Bakau

Friday, June 19, 2020 | 13:05

Bagikan:
LEPAS : Saat DKP Kaltara, BKIPM Tarakan,Koperasi Produsen Nelayan Kaltara bersama unsur muspida Tarakan, lepas bibit kepiting bakau di konservasi hutan bakau kota Tarakan.(photo : Teguh)


Tarakan - korandigitalnet.com - Dalam menjaga populasi dan keberlangsungan hidup kepiting bakau ( Scylla Serrata SP ) di Kalimantan Utara, Koperasi Produsen Nelayan (KPN) Kaltara terus berusaha meningkatkan jumlah benih / crablet kepiting yang nantinya akan dibagikan ke petani tambak dan juga akan dilepas di konservasi hutan bakau di perairan Provinsi Kalimantan Utara.(18/6/2020).

Hal tersebut di sampaikan oleh ketua Koperasi Produsen Nelayan (KPN) Kaltara H Edy Purwanto, di sela-sela dirinya menghadiri acara pelepasan (restokin) crablet  kepiting bakau yang  di gelar oleh BKIPM Tarakan, Kamis sore 18-6-2020 ," Alhamdulillah, mini hatcheri kami terus menghasilkan Crablet / bibit kepiting, tentunya ini berkat binaan dari pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Kaltara, seperti halnya apa yang telah kita lihat bersama, tadi BKIPM dan Koperasi Produsen Nelayan Kaltara bersama beberapa unsur Muspida, melepaskan bibit kepiting ke alam bebas, bukan cuma itu saja, nantinya kami juga akan bagikan kepada para petani tambak, sesui arahan dari pak Gubernur, agar koperasi ini nantinya bisa membantu petani tambak di Kaltara guna menyediakan bibit kepiting, yang lebih penting sebenarnya adalah, koperasi akan selalu berusaha menjaga keberlangsungan hidup kepiting bakau, agar tidak punah, apalagi kepiting saat ini sudah menjadi komoditi ekspor,"Jelas H Edy.

"Sesui surat dari BKIPM Tarakan, yang tertanggal 16 Juni 2020 kepada Koperasi Produsen Nelayan Kaltara, kami diminta untuk menyediakan bibit kepiting yang akan dilepas di konservasi hutan bakau bersama unsur muspida, hal ini berkaitan dengan program BKIPM Bulan mutu karantina tahun 2020,, hal ini bertujuan untuk menjaga kelestarian atau keberlangsungan hidup kepiting bakau di perairan Kalimantan Utara ini, Crablet ada sekitar 1000 ekor dan zoea kurang lebih 1500 ekor yang dilepas ke alam,"Ungkap ketua KPN Kaltara ini.

H Edy juga menguraikan bahwa, beberapa waktu yang lalu, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengunjungi mini hatcheri milik Koperasi Produsen Nelayan Kaltara di jembatan bongkok Kecamatan Tarakan Barat,"Bibit yang kita lepas tadi adalah, bibit yang di berikan pakan oleh pak gubernur sewaktu beliu meninjau ke hatcheri kami, beliu berpesan agar jumlah dan kualitas terus di tingkatkan, selalu koordinasi dengan Pemprov dalam hal ini DKP Kaltara, yang secara kebetulan juga,  Kepala Dinas Kelautan Perikanan H Sahrullah, juga hadir mendampingi pak gubernur, dan langsung di perintahkan untuk terus memantau perkembangan koperasi binaan Pemprov Kaltara ini," tutup H Edy. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM