66 Set Sudah Dibagikan, Dinkes Kaltara Siapkan 200 Set APD

Tuesday, March 24, 2020 | 08:21

Bagikan:
//GRAFIS\\

TANJUNG SELOR - KORANDIGITALNET.COM -  Melalui APBD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) mengadakan sebanyak 200 set Alat Pelindung Diri (APD) yang akan dibagikan ke rumah sakit-rumah sakit yang ada di Kaltara. Sebelumnya, dari stok yang ada, Pemprov melalui Dinkes sudah membagikan sebanyak 66 set APD. 

Pengadaan APD ini, seperti disampaikan Kepala Dinkes Kaltara H Usman SKM MKes, untuk memaksimalkan pelayanan tenaga medis di rumah sakit. Hal ini juga sebagai antisipasi terjadinya penyebaran Coronavirus Disease 19 (Covid-19) yang bisa menyerang siapa saja termasuk tenaga medis. 

“Untuk sementara ini, yang 200 set masih di pesan dulu, karena di distributor juga belum ada barangnya.  APD yang dipesan itu rencananya akan kita distribusikan ke kabupaten/kota di Kaltara,” kata H Usman. 

Usman mengatakan, sementara ini APD yang sudah terdistribusi ke rumah sakit di kabupaten/kota sebanyak 66 set. Termasuk baju cover all sebanyak 50 Pcs. “Untuk media pengiriman sampel dan untuk pengambilan sampel itu yakni VTM dan SWAB serta Spesimen Carrier kami juga sudah dapat dari pusat namun masih sedikit, dan sudah didistribusikan ke Nunukan dan Tarakan,” katanya.

Selain itu, Dinkes Kaltara juga mendistribusikan sebanyak 4.240 pcs masker ke Rumah Sakit Umum yang beroperasi di Kaltara. Di antaranya ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Bulungan, RSUD Tarakan, serta Dinkes Kabupaten Nunukan.  “Masker yang didsitribusiakan masker N95 dan masker bedah, juga ada handscoon sebanyak 600 Pcs,” jelasnya.

Terkait dengan pendistribusian APD dari Pusat ke Daerah daerah di Indonesia, Usman memastikan bahwa Kaltara juga mendapatkan APD dari Pusat. Namun dirinya belum mengetahui secara pasti jumlah APD yang akan didistribusikan di Kaltara. 

“Kalau untuk kebutuhan APD masih kurang, maka itu kami berusaha untuk mencukupi dengan permintaan ke pusat dan pengadaan dari daerah. Kalau sementara ini masih cukup dengan APD yang tersedia, asalkan pasien terdampak covid-19 tidak bertambah terus. Obat juga kami lagi mengusulkan ke pusat tapi belum diketahui kapan dikirim. Karena itu kita masih menggunakan obat yang tersedia,” tuntasnya.(humas/YL)


Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM