Permintaan Pasar Menurun Membuat Harga Udang Anjlok

Tuesday, February 18, 2020 | 18:14

Bagikan:
H Amir Bakry Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kaltara.


Tanjung Selor - KORANDIGITALNET.COM - Beredarnya sebuah informasi dimedia sosial terkait turunnya harga udang di Kaltara, di tanggapi dingin oleh Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kalimantan Utara H Amir Bakry.

H Amir Bakry yang di temui oleh awak media mengatakan, bahwa, tidak ada kaitannya harga udang yang turun dengan jabatan gubernur,"Saya agak geli aja membaca postingan oleh orang-orang yang tidak paham dengan kewenangan, harga udang itu bisa naik dan bisa turun karena tergantung dari permintaan pasar, serta situasi perkembangan ekonomi global, regional maupun nasional,"Kata H Amir.

"Mestinya yang membuat status seperti itu harus cerdas dan paham akan tentang ketentuan peraturan perundang-undangan, Tidak ada kaitan turunnya harga udang dengan keberadaan Provinsi Kaltara maupun dengan kewenangan serta tanggung jawab Gubernur/Pemprov Kaltara,"Urai H Amir.

Lanjut H Amir, bahwa, harga udang turun bukan hanya di kaltara, salah satu penyebabnya adalah permintaan dari cina akibat corona, serta india dan vietnan lagi panen raya dan juga kebiasan masyarakat jepan mengurangi komsumsi udang akibat pengaruh global,"Ungkapnya.

Pada dasarnya harga udang di beberapa negara atas relatif sama dengan Indonesia pada zise udang yang sama, fluktuasi harga diduga dipengaruhi oleh permintaan negara pengimpor, jika konsumsi negara pengimpor seperti Cina, Amerika, Jepang dan negara-negara uni eropa lainnya menurun, maka permintaan udang juga menurun, Stok udang melimpah dan adanya panen raya di India dan Vietnam yang juga mempengaruhi turunnya harga udang di Indonesia termasuk di Kaltara, Bukan cuma di sini saja yang mengalami hal ini, di beberapa daerah juga kena dampaknya,"Tegas H Amir.

"Ya kita maklumi saja, bahwa saat ini musim politik, sehingga segala sesuatu bisa di bawah kerana itu, tapi saya berharap agar oknum-oknum yang secara sengaja menyebar isu harga udang ini dapat lebih memahami soal peraturan dan perundang-undangan, jangan sampai kita memberikan informasi yang salah ke masyarakat, yang bisa mempengaruhi stabilitas keamanan di daerah yang relatif aman ini, marilah kita lebih bijak dalam menggunakan media sosial, berikanlah masyarakat informasi yang benar bukan berita hoax," Tutup H Amir.(YL)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM