Tingkatkan Kemampuan, Pengelola dan Pengajar BPSDM Ikuti Pelatihan

Selasa, 03 Desember 2019 | 08:49

Bagikan:
Asisten III bidang administrasi Sekretariat Provinsi (Setprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H Zainuddin HZ. saat mewakili Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie membuka kegiatan In House Training dan peningkatan  kapasitas SDM.


TANJUNG SELOR - KORANDIGITALNET.COM - Asisten III bidang administrasi Sekretariat Provinsi (Setprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H Zainuddin HZ mengatakan, sebagai pengelola, penyelenggara dan tenaga pengajar sesuai dengan pedoman penyelenggaraan yang ada, diperlukan metode akselerasi transformasi knowledge, skill dan attitude. Hal ini untuk mendukung terbentuknya karakter penyelenggara pelatihan yang handal, unggul dan profesional.  

Demikian disampaikan Zainuddin saat mewakili Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie membuka kegiatan In House Training dan peningkatan  kapasitas SDM bagi penyelenggara, pengelola dan tenaga pengajar atau widyaiswara di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kaltara, Senin (2/12).

Peningkatan kapasitas tersebut, kata Zainuddin lagi, juga dilakukan mengingat perubahan regulasi dan pola terkait penyelenggaraan pelatihan. Sehingga para penyelenggara harus bisa menyesuaikan dan membentuk kompetensi, perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pelatihan dan kompetensi tenaga pengajar agar dapat diterapkan kepada peserta pelatihan. 

“Oleh karena itu, melalui kegiatan ini saya berharap para peserta in house training bagi penyelenggaraan pelatihan ini, dapat membangun kerjasama dan ide-ide kreatif dalam rangka menyelenggarakan pelatihan sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku. Sehingga akan tercipta kakakter yang mampu mengantarkan SDM di Kaltara menjadi unggul, profesional, dan berdaya saing,” ujarnya.

Disebutkan, sesuai dengan perkembangan dunia saat ini tenaga pendidik dan tenaga kependidikan memegang peranan strategis dalam upaya pembentukan karakter seorang pemimpin. Oleh karena itu, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan perlu menyamakan persepsi dalam membimbing, memandu dan mengarahkan peserta. 

“Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan tantangan tersendiri bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Karenanya, dituntut untuk dapat mengikuti laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” lanjutnya lagi.

Kegiatan in house training yang dilangsungkan di Samarinda itu diikuti oleh para penyelenggara, pengelola dan tenaga pengajar atau widyaiswara di lingkup BPSDM Kaltara. Dalam pelatihan ini, menghadirkan nara sumber atau pemateri Prof. Aswin dan Dr. Firdaus dari LAN Samarinda.(humas/YL) 

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM