Salman Bantah Dirinya Bawa Kabur Mobil Dinas Ketua DPRD

Selasa, 12 November 2019 | 21:07

Bagikan:
Mantan ketua DPRD Tarakan Salman Aradeng


TARAKAN - KORANDIGITALNET.COM - Adanya dugaan mobil dinas ketua DPRD Tarakan dibawa kabur oleh mantan ketua DPRD periode 2014-3019,  Demikian judul terbitan dari dari salah satu media lokal " Mantan Ketua DPRD Tarakan Diduga Dibawa Kabur Dinas" mendapatkan tanggapan beragam dari kalangan masyarakat Tarakan, Selasa (12/11/2019).

Mantan ketua DPRD Tarakan Salman Aradeng yang diduga membawa kabur mobil milik pemerintah tersebut, berhasil dihubungi oleh korandigitalnet.com melalaui telepon selulernya, Dirinya mengatakan bahwa, pada akhir masa jabatannya pada bulan Agustus lalu, dia sempat bertemu dengan walikota Tarakan, Khairul dan meminta mobil tersebut sebagai kenang-kenangan, "Saya beberapa kali berbincang dengan pak wali, namun setiap saya tanya tentang boleh apa tidaknya, beliau selalu diam tampa ada jawaban,"Ungkap mantan Ketua DPRD Tarakan ini.

"Saya pernah melayangkan surat kepada Pemkot Tarakan untuk meminjam mobil dinas itu, namun pihak pemerintah kota (BPKAD) menyarankan untuk menunggu lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Sehingga sayapun berinisiatif untuk melayangkan surat pinjam pakai, sampai akhirnya mobil tersebut saya bawa ke Makassar," Jelas Salman.

Lebih lanjut Salman menguraikan, Pada waktu dirinya membawa mobil tersebut, memang belum ada surat persetujuan dari walikota Tarakan, hingga akhirnya, pada Tanggal 7 Agustus lalu, surat balasan dari walikota menyatakan kalau mobil dinas tersebut tidak bisa di pinjam pakai," setelah mendapatkan surat balasan dari pak walikota, saya langsung mengirim surat balasan yang berbunyi, saya akan mengembalikan mobil dinas tersebut pada akhir bulan Desember 2019, Saya heran saja, kan banyak juga mantan pejabat yang memakai kendaraan dinas milik pemerintah, malah tanpa surat pinjam pakai, dan sudah bertahun-tahun dipakainya, kok tidak dipermasalahkan, kalau saya kan minta dan pinjam baik-baik," Tegas Salman.

"Saya juga sudah ketemu dengan ketua DPRD Tarakan yang baru, Al Rhazali untuk bersabar, Kan mobil dinas walikota terpilih sudah kami anggarkan yang baru, dan kedepannya mobil dinas ketua DPRD juga pasti di anggarkan, Tapi kelanjutannya saya belum tahu, sementar masalah laptop, Saya tidak pernah memakai laptop sejak menjabat ketua DPRD Tarakan, jadi saya bingung juga soal pemberitaan itu, di sini saya mau mengklarifikasi bahwa, saya tidak membawa kabur mobil dinas ketua DPRD dan laptop, seperti yang diberitakan itu,"Tutup Salman.(YL)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM