Peningkatan Derajat Kesehatan Tetap Prioritas

Senin, 11 November 2019 | 10:56

Bagikan:
KESEHATAN : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie saat menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan di halaman Kantor Koperasi Produsen Hasil Berkat Lautan Indonesia Tanjung Pasir RT 021 Kelurahan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kamis (7/11).


TARAKAN - KORANDIGITALNET.COM - Peningkatan derajat kesehatan tetap menjadi prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Untuk itu, banyak program direalisasikan guna memenuhi capaian tersebut. Demikian disampaikan Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie saat membuka Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Kepada Petani Rumput Laut dan Nelayan Anggota Koperasi Produsen Hasil Berkat Lautan Indonesia di halaman Kantor Koperasi Produsen Hasil Berkat Lautan Indonesia Tanjung Pasir RT 021 Kelurahan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kamis (7/11).

Dijelaskan Gubernur, program andalan Pemprov Kaltara di bidang kesehatan, diantaranya mobil ambulans jemput warga yang sakit, ambulans air, dokter terbang, dan lainnya. “Pemprov Kaltara juga membiayai iuran BPJS Kesehatan untuk warga kurang mampu, termasuk nelayan,” kata Irianto.

Orientasi utama dari seluruh kegiatan itu, adalah membantu warga kurang mampu. “Perlu juga diketahui, Pemprov Kaltara menyediakan program rehab rumah warga kurang mampu. Namun, harus memenuhi ketentuan yang ada. Di bidang pendidikan, juga ada insentif guru dan tenaga penyuluh pertanian dan perikanan. Tiap tahun puluhan miliar dialokasikan. Selain itu, adapula bantuan bagi nelayan dan petani,” jelas Gubernur.

Pesan Gubernur lainnya, adalah pentingnya untuk menjaga kebersihan. “Pemerintah Indonesia, telah mencanangkan Gerakan Indonesia Bersih. Sasarannya, adalah sungai dan lingkungan sekitarnya. Kondisi saat ini, banyak sekali terdapat sampah plastik di sungai, laut atau danau. Sampah plastik ini, dapat memicu beragam penyakit berbahaya. Salah satunya, kanker. Sementara bagi ibu hamil, apabila memakan makanan yang tercemar dengan sampah plastik maka akan dapat melahirkan bayi stunting,” urai Irianto.

Untuk mengatasi masalah stunting ini, Pemprov Kaltara melalui Dinkes melakukan program pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil. Ini untuk perbaikan gizi ibu hamil. “Saya tegaskan, apabila ada ibu hamil yang tidak mampu ekonominya, segera laporkan.Termasuk, apabila ada warga kurang mampu yang sakit, segera laporkan. Manfaatkan ambulans yang disediakan Pemprov Kaltara untuk pelayanan jemput warga yang sakit dan kurang mampu,” ujar Gubernur.

Sebelumnya, Irianto juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana budidaya rumput laut dari Pemprov Kaltara melalui DKP kepada Ketua Koperasi Produsen Hasil Berkat Lautan Indonesia. Selain itu, juga dilakukan penyerahan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan tenaga kerja informal. Dan, penyerahan bantuan timbangan digital dari Disperindagkop-UMKM Kaltara kepada pedagang.(humas/YL)

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM