Gubernur Instruksikan OPD Segera Susun Laporan

Rabu, 25 September 2019 | 07:05

Bagikan:
RAPAT STAF : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie memimpin rapat staf beserta jajaran kepala OPD di lingkup Pemprov Kaltara, Selasa (24/9).


TANJUNG SELOR - KORANDIGITALNET.COM - Gubernur Kalimantan Utara, Dr H Irianto Lambrie menginstruksikan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) segera membuat laporan triwulan kegiatan dan laporan tahunan. Ini disampaikannya saat memimpin rapat staf, di Kantor Gubernur, Selasa (24/9).

“Laporan triwulan ke 3 dan 4, dan laporan kegiatan tahunan khususnya pengelolaan keuangan untuk bahan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Saya instruksikan kepada Inspektorat untuk mengkoordinir kegiatan ini,”kata Gubernur. 

Dalam rapat itu, Gubernur juga menginstruksikan kepada OPD agar segera melakukan pelelangan untuk kegiatan di tahun 2020. Paling lambat sebelum desember sudah masuk di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

“Sedangkan penetapan pemenangnya kita sambil menunggu pengesahan pada APBD Tahun 2020, supaya kita bisa mempercepat kegiatan khususnya pembangunan fisik di awal tahun,”bebernya. APBD Irianto minta melalui OPD-OPD yang ada, dapat memaksimalkan potensi yang bisa memberikan pendapatan asli daerah (PAD). Kepala OPD diminta berinovasi untuk menggali potensi pendapatan melalui bidangnya masing-masing. 

“Misalnya di sektor perikanan dan kelautan, apa saja yang bisa memberikan pemasukan ke daerah. Kemudian pada pertambangan, kehutanan maupun sektor perhubungan. Dan juga bidang-bidang lainnya. Saya minta ada inovasi dan terobosan-terobosan untuk bisa menambah pendapatan daerah. Meskipun kecil, paling tidak bisa membantu untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Gubernur.

Yang ketiga, Gubernur menegaskan, agar dalam penggunaan anggaran harus ada skala prioritas. Utamanya infrastruktur. Dikatakan, perlu dipilah, mana-mana infrastruktur yang memang harus disegerakan atau mana yang bisa ditunda dulu. 

“Perlu saya sampaikan juga, bahwasannya APBD itu bersikap fleksibel. Tidak mutlak. Bisa berubah, sesuai kondisi ekonomi, politik maupun adanya kebijakan-kebijakan dari pemerintah,” kata Irianto.

Ditegaskan, meski nilai anggaran Kaltara masih relatif kecil, jajaran pemerintah harus tetap bersyukur. Karena dengan APBD yang kecil, pada kenyataannya Pemprov Kaltara masih bisa banyak membangun. 

Selain membahas anggaran, dalam rapat kemarin, Gubernur juga menyampaikan instruksi untuk pengamanan aset-aset milik pemerintah. Hal lainnya, juga bahas beberapa agenda kegiatan dalam sepekan ke depan, serta evaluasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Pemprov Kaltara dalam beberapa waktu terakhir. (humas/YL)

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM