Lepas CJH Kaltara, Gubernur Berpesan Jaga Kebersamaan

Senin, 05 Agustus 2019 | 09:38

Bagikan:
TAMU ALLAH : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat melepas jamah calhaj asal Kaltara, Jumat (2/8) sore.


BALIKPAPAN - KORANDIGITALNET.COM - Sebanyak  726 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kalimantan Utara (Kaltara) dilepas secara resmi oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie di Embarkasi Haji Batakan Balikpapan, Jumat (2/8) sore lalu. Para CJH dari Kaltara yang bertolak ke Tanah Suci Makkah, terbagi dalam dua Kloter. Yaikni kloter 14 sebanyak 450 orang, dan kloter 15 sebanyak 326 orang. Kloter 14 berasal dari Kabupaten Bulungan, Malinau, Tana Tidung dan Kota Tarakan. Sementara, kloter 15 berasal dari Nunukan dan sebagian Kota Tarakan.

Ada beberapa pesan disampaikan Gubernur saat melepas secara simbolis para calon jemaah haji yang pada waktu itu diwakili oleh CJH yang tergabung pada Kloter 14. Pertama, dikatakan Irianto, para calon haji wajib untuk bersyukur. “Kita wajib bersyukur, telah diberikan nikmat sehat, keimanan dan nikmat kemurahan rejeki. Juga bersyukur diberi kesempatan untuk beribadah haji. Karena tidak semua orang berkesempatan bisa beribadah haji,” kata Irianto.

Kedua, lanjutnya, perlu bagi para jemaah untuk membaca berulang-ulang tata cara dalam rukun berhaji. Hal ini menurut Gubernur penting. Agar jangan sampai ada yang keliru. “Semua jemaah dibekali buku tentang tata cara dan rukun berhaji. Pelajari, dan pahami betul-betul. Ini penting, karena dalam berhaji, wajib hukumnya menjalankan semua rukun. Tidak boleh terlewatkan,” ujarnya. 

Kemudian yang tidak kalah penting, Gubernur menegaskan, kepada para calon Jemaah haji untuk meluruskan niat, dan membersihkan hati. “Kalau perlu sebelum berangkat, salat tahajud. Meluruskan niat kita dalam berhaji. Dan juga penting bagi kita membersihkan hati, dari pikiran-pikiran kotor. Jangan sampai sudah kita berangkat haji, masih ada pikiran-pikiran duniawi yang buruk,” kata Gubernur. 

Pesan lainnya, gubernur meminta agar para calon jemaah haji senantiasa menjaga kesehatan, dan fisik. Agar selama melaksanakan ibadah haji, bisa berjalan lancar. “Cuaca di Tanah Suci jauh berbeda dengan di Indonesia. Di sana sangat panas. Apalagi sekarang, informasinya di sana sedang puncaknya musim panas. Selalu minum air putih. Berbekal obat. Kalau ada apa-apa segera menghubungi petugas kesehatan yang mendampingi,” imbaunya.

Terakhir, Gubernur berpesan kepada semua calon jemaah haji dari Kaltara untuk selalu membangun semangat kebersamaan, menjaga toleransi, saling tolong menolong, dan bersabar. “Perbanyak berzikir, istighfar, berdoa. Antar Jemaah harus saling toleransi, saling tolong menolong. Jangan memikirkan diri sendiri. Dan yang terutama lagi, harus sabar. Dalam kondisi panas, banyak manusia, kadang ada itu keselip emosi. Makanya harus banyak beristighfar, banyak zikir, dan sabar,” tambah Irianto.

Tak lupa, Gubernur menitip pesan, agar para calon jemaah haji, selain untuk pribadi, juga turut mendoakan Kaltara dan juga bangsa Indonesia pada umumnya. Agar senantiasa diberi keberkahan dan Rahmat dari Allah SWT. “Kita doakan semoga para jemaah bisa melaksanakan semua rukun haji dengan baik, dan pulang ke rumah masing-masing dengan menjadi haji yang mabrur,” doanya sebelum menutup arahannya pada kesempatan itu. (humas/YL)

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM