IRIANTO : Harga Kebutuhan Pokok Di Pasaran Masih Stabil

Selasa, 07 Mei 2019 | 14:41

Bagikan:
STABIL : Gubernur Kaltara H Irianto Lambrie bersama Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI Tjahja Widayanti, terjun lansung mengontrol harga kebutuhan pokok di Pasar Ghuser kota Tarakan.




TARAKAN - KORANDIGITALNET.COM - Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie bersama Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI Tjahja Widayanti, didampingi Kadisperindagkop Kaltara Hartono, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara Andi Santiaji, Wakil walikota Tarakan Effendhi Djupriato, Melakukan sidak di Pasar Ghuser, Jalan Gajah Mada kota Tarakan.(7/5/2019).

Sidak tersebut bertujuan untuk memastikan harga-harga di pasaran tetap stabil, Seperti di ketahui, Memasuki bulan suci Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri, kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan, hal ini disebabkan meningkatnya permintaan dan kebutuhan masyarakat.

Menjawab pertanyaan awak media, Irianto mengatakan, bahwa, dari hasil pantauannya bersama Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI bersama OPD terkait, Secara umum harga masih relatif stabil,"tadi kita sudah lihat bersama, dimana harga bahan pokok belum mengalami kenaikan yang signifikan, kalaupun ada kenaikan masih pada batas kewajaran, Kemarin juga saya sudah saya dapat informasi, kalau daging ayam ras di Pasar Ghuser ini berkisar Rp 38.000 perkilogram, lalu bawang putih Rp.40.000 per kilonya, ya masih cukup stabillah,"Jelas Gubernur Kaltara ini.

Saat Gubernur Kaltara dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI menanyakan harga ayam potong kepada salah satu pedagang di Pasar Ghuser.



Untuk menjaga kestabilan harga, dikoordinir oleh Disperidagkop Kaltara, bersama Disperidagkop kabupaten/kota akan terus melakukan monitoring harga hingga H-1 sebelum Idul Fitri.

"Saya juga menghimbau kepada para pedagang untuk tidak menjual barang dagangannya dengan harga yang sangat jauh dari harga yang telah di tentukan, karena apabila itu dilakukan, pedagang tersebut akan kena sanksi,"Tegas Irianto.

Selain melakukan sidak di pasar ghuser, Gubernur Kaltara bersama Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI juga meninjau Gudang Bulog di Lingkas Ujung Kota Tarakan, Tinjauan tersebut untuk memastikan stop beras,gula dan minyak goreng yang ada di  Bulog.

"Alhamdulillah, Sesuai laporan dan pantauan langsung tadi, stok kita masih mencukupi, bahkan stok beras, masih cukup untuk 3 bulan kedepan,"Tutup Irianto.(MF/YL)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM