Sosialisasi Surat Keterangan Asal (SKA) Di Kabupaten Nunukan Tahun 2019 Untuk Barang Asal Indonesia

Rabu, 06 Maret 2019 | 09:01

Bagikan:
Sambutan oleh Ir. H. Yophie F. Wowor selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan


NUNUKAN - KORANDIGITALNET.COM - Surat Keterangan Asal (SKA) adalah surat keterangan kebangsaan suatu barang yang disertakan pada saat barang tersebut memasuki wilayah negara tujuan ekspor tertentu. SKA menyatakan bahwa barang yang diekspor atau impor berasal dari suatu negara yang telah membuat suatu kesepakatan dengan negara tersebut. SKA merupakan dokumen yang dibuat oleh eksportir dan disertakan pada saat mengekspor barang ke suatu negara tertentu.

Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Nunukan menggelar Sosialisasi Kebijakan Prosedur Dokumen Surat Keterangan Asal (SKA) di Lantai V Kantor Bupati Nunukan. Sosialisasi dibuka langsung oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yophie Frederik Wowor pada Selasa pagi (5/3).

"Dalam rangka menjawab dan melaksanakan visi/misi Bupati Nunukan yang bertekad menjadikan Kabupaten Nunukan sebagai pusat agrobisnis di beranda NKRI, terkait orientasi ekspor bahan pertanian dan perikanan, kini telah terlaksana dengan mengekspor rumput laut melalui Pelabuhan Tunon Taka sebanyak 126 ton ke Korea," terang Kepala Disdag Nunukan, Jabbar.

Sambutan oleh Ir. Jabbar Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Nunukan

Jabbar menyarankan kepada pembudidaya rumput laut, pertanian, perkebunan, dan usaha lainnya untuk tetap menjaga kualitas produk agar tarif harga bisa dipertahankan. Sementara itu, sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan mengawali sambutan dengan memberikan ucapan selamat dan sukses atas kegiatan ini untuk pelaku usaha yang merupakan calon eksportir.

"Dengan kegiatan ini, semoga dapat meningkatkan wawasan kepada para pelaku usaha, khususnya bagi calon eksportir maupun yang sudah melakukan ekspor untuk mewujudkan beranda NKRI yang bermartabat," ujar Yophie.

Sosialisasi tersebut menghadirkan 4 narasumber, salah satunya Bimo dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Bimo memaparkan beberapa hal yang berkaitan dengan SKA. "Untuk informasi terkait barang dan perijinan ekpor impor, dapat memantau permohonan melalui online dan juga secara manual. 

Jenis SKA terbagi menjadi 2 yaitu SKA Preferensi yang berfungsi sebagai persyaratan dalam memperoleh preferensi yang disertakan pada saat barang tersebut memasuki wilayah negara tujuan ekspor dan Non Preferensi sebagai dokumen pengawasan," jelasnya saat paparan. (HM/editor:RDJ/YL)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM