LPDB-KUMKM Salurkan 8,5 Triliun Lebih Untuk UMKM

Rabu, 23 Januari 2019 | 21:37

Bagikan:
PDLB-KUMKM : Saat Dirut PDLB-KUMKM Braman Setyo dan Direktur Pembiayaan Syariah PDLB-KUMKM Jainal Aripin, Memberikan sambutannya pada acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir, Di Kayan Multifunction Hall Hotel Tarakan Plaza Tarakan Provinsi Kalimantan Utara.




TARAKAN – KORANDIGITALNET.COM – Lembaga Pengelola Dana Bergulir  Koperasi Dan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah ( LPDB-KUMKM), Menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir, Di Kayan Multifunction Hall Hotel Taraka Plaza Tarakan Provinsi Kalimantan Utara, Rabu ( 23/01/2019 ).

Hadir dalam acara sosialisasi tersebut, Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie, Dirut LPDB-KUMKM Braman Setyo, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM Jaenal Aripin,  Karo Perencanaan Kemenkop-UMKM Ahmad Zabani, Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Para Direktur LPDB-KUMKM, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Utara Drs Hartono, Para Kepala Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM Kabupaten / Kota Se-Kalimantan Utara, Para Pelaku usaha Koperasi  dan UMKM Provinsi Kaltara, Dan para peserta Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Program Inklusif  LPDB-KUMKM.

Direktur LPDB-KUMKM Braman Setyo dalam sambutannya mengatakan, Lembaga Pengelola Dana Bergulir - Koperasi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (LPDB-KUMKM) Merupakan satuan kerja kementerian Koperasi dan UKM yang berbadan hukum Badan Layanan Umum (BLU), Dengan tugas pokok melaksanakan pengelolaan dana bergulir untuk pinjaman / pembiayaan KUMKM sesuai dengan peraturan perundang-undangan," Manfaat yang diharapkan dari pengalokasian dana bergulir LPDB-KUMKM, yaitu, Koperasi dan UKM dapat lebih berkembang, Sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional, mengurangi pengangguran, serta mensejahterakan masyarakat,"Jelas Dirut LPDB-KUMKM ini.

Saat Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie memukul gong tanda dibukanya acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir, Di Kayan Multifunction Hall Hotel Taraka Plaza Tarakan Provinsi Kalimantan Utara.



Braman Setyo juga menguraikan tentang, Akumulasi penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM (September 2008 – Desember 2018), Yaitu :

Total Penyaluran Rp 8.536.027.171.061 kepada 1.019.273 UMKM.
76 Mitra Koperasi Sekunder
2.547 Mitra Koperasi Primer
372 Mitra LKBB dan LKB

1.307 UMKM Strategis
Menyerap sebanyak 1.857.252 Tenaga Kerja

2. Bunga Murah
LPDB-KUMKM hadir sebagai Solusi Pembiayaan Bagi Koperasi dan UMKM yang ingin mengakes fasilitas pinjaman/pembiayaan dengan bunga murah. Suku bunga yang berlaku di LPDB saat ini:
Program Nawacita 4,5% (Pertanian, Perikanan, dan Perkebunan).

Sektor Riil 5% (KUMKM sector Manufaktur, Kerjainan, Industri Kreatif).
Simpan Pinjam 7% sliding (Koperasi Simpan Pinjam, LKB, LKBB dan BLUD).
Bagi Hasil 30:70 untuk Pembiayaan Syariah (KSPPS/USPPS, LKB Syariah, LKBB Syariah).

3. Penyaluran Provinsi Kalimantan Utara
Total penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM di Provinsi Kalimantan Utara sebesar Rp 12 Miliar. Jumlah realisasi ini masih sangat kecil. Karena itu kami mengharapkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis ini dapat membantu para pelaku usaha Koperasi dan UMKM mengakses fasilitas dana bergulir LPDB-KUMKM, dan juga sekaligus menjadi perhatian bagi Dinas terkait untuk mendukung para pelaku usaha potensial yang ada di wilayah binaannya. 

4. Kemudahan Akses
LPDB-KUMKM telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Koperasi dan UKM di tingkat provinsi seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Kalimantan Utara beserta Perusahaan Penjamin Kredit seperti, Jamkrindo dan Jamkrida sehingga diharapkan dapat mempermudah calon mitra dalam mengakses fasilitas pinjaman/pembiayaan LPDB-KUMKM. Calon mitra dapat langsung mengirimkan proposal ke LPDB-KUMKM maupun melalui Jasa Pengiriman serta melalui Lembaga Penjamin.

5. Kerjasama Penyaluran
Dalam membantu percepatan dan memperluas jangkauan penyaluran Dana Bergulir diperlukan kerjasama antara LPDB-KUMKM dengan Lembaga Penjaminan sebagai bentuk perwujudan LPDB-KUMKM sebagai Lembaga Inklusif yang berarti terbuka dalam menjalin kerjasama mewujudkan Tri Sukses LPDB yaitu sukses penyaluran, sukses pemanfaatan, dan sukses pengembalian. Saat ini selain dengan Jamkrindo,  LPDB-KUMKM telah bekerjasama dengan 17 Kantor Wilayah Jamkrida dari 17 Provinsi di Indonesia beserta   4 BLUD Dana Bergulir.

“kami berharap melalui kegiatan ini, banyak manfaat dan informasi yang didapat bagi pengembangan usaha Koperasi dan UMKM di Kalimantan Utara, khususnya Kota Tarakan. Selamat mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB KUMKM di Kota Tarakan. Semoga acara ini dapat berjalan lancar dan bermanfaat untuk kita semua, Dan mohon kesediaaan Bapak Gubernur Kalimantan Utara untuk dapat memberikan arahan sekaligus membuka acara “Sosialiasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM,”Urai Braman Setyo.

Sementara itu,  Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM yang juga mejadi ketua panitia penyelenggara, Jaenal Aripin mengatakan, Kalau LPDB-KUMKM mengadakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir selama 2 hari, dari tanggal 23 s.d. 24 Januari 2019 di Hotel Tarakan Plaza," Kami mengundang sebanyak 200 (dua ratus) peserta, terdiri dari unsur Kementerian Koperasi dan UKM, Dinas Provinsi, Kabupaten dan Kota yang membidangi Koperasi dan UKM se-Kalimantan Utara, serta para pelaku usaha Koperasi dan UMKM potensial calon mitra LPDB KUMKM di Kalimantan Utara,”Kata Jainal.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mensinergikan dan mensosialisasikan penyaluran dana bergulir LPDB KUMKM kepada para pelaku usaha Koperasi dan UMKM yang ada di Provinsi Kalimantan Utara, khususnya Kota Tarakan, Sejak tahun 2008 hingga 2018, LPDB telah menyalurkan dana bergulir sekitar Rp 12 Miliar di Provinsi Kalimantan Utara. Jumlah realisasi ini masih sangat kecil. Karena itu kami harapkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Dana Bergulir ini dapat membantu para pelaku usaha Koperasi dan UMKM dalam mengakses pinjaman/pembiayaan dana bergulir di LPDB-KUMKM sekaligus menjadi perhatian bagi Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM terkait untuk mendukung para pelaku usaha potensial di wilayah binaannya,”Tutup Jainal. (AS)

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM