Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kaltara Sidak ke PT PELNI

Senin, 21 Januari 2019 | 09:04

Bagikan:
Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kaltara Andi Santiaji saat melakukan sidak ke PT Pelni Tarakan.



TARAKAN - KORANDIGITALNET.COM - Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Utara, Andi Santiaji, Sabtu siang melakukan Inspeksi Mendadak ke Kantor PT PELNI Kota Tarakan, Hal tersebut di lakukan guna menindak lanjuti adanya laporan dari KTNA terkait penjualan ayam beku secara eceran.(20/01/2019).

Dalam sidak tersebut, hadir Kebid Perdagangan Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Kaltara Hasriyam, Dispangtankan Tarakan Wipkartono, Sowito Haris KTNA dan perwakilan dari PT PELNI Guruh DS.

Menurut Andi Santiaji, Sidak ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah untuk melihat kesinambungan petani yang ada di Kaltara, " Sidak ini bukan hanya kita lakukan di PELNI, namun kita juga akan sidak ke beberapa tempat, yang di sinyalir menjual daging ayam yang jauh dari harga yang telah di tetapkan oleh pemerintah," Kata Andi Santiaji.

"Mestinya kita kembali ke tupoksi, PELNI itukan sebagai fasilitas angkutan, bukan sebagai penjual, Kita mesti pahami juga bahwa, Yang namanya pengiriman ketahanan pangan khususnya daging antar provinsi, itu harus ada rekomendasi dari pemerintah setempat, dalam hal ini di setujui oleh dinas yang diberikan kewenangan dari pak gubernur, Ya dalam hal ini, Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan," Jelas Andi Santiaji.

Nampak Andi Santiaji melihat langsung tempat penyimpanan ayam beku di PT PELNI Tarakan.


Menjawab pertanyaan korandigitalnet.com tentang adanya rekomendasi yang di keluarkan oleh Karantina Kota Tarakan, Santiaji menjawab, kalau rekomendasi tersebut belum jelas, makanya hari Senin kami akan memanggil Karantina, PT PELNI, Disperindagkop Kota Tarakan, Asosiasi ternak, KTNA , untuk memberikan penjelasan, termasuk soal rekomendasi yang dikeluarkan oleh Karantina ini," Jelas Andi Santiaji.

Sementara itu, Kepala cabang PELNI Tarakan Hairul Riza, yang di hubungi oleh korandigitalnet.com melalui telpon selularnya mengatakan, kalau kalau dirinya masih berada di luar kota, Dirinya menjelaskan, kalau sudah  berkoordinasi dengan kepala Disperindagkop Tarakan," Saya sudah ketemu dengan pak Tajuddin Tuwo terkait ayam beku ini, ada arahan dari beliau, Kita ini resmi kok, kami punya ijin, toh kalau ada yang perlu dilengkapi ya kita lengkapi,"Jelas Riza.

"Saya ini kan juga bergerak atas nama perusahaan, bukan pribadi, Kita inikan juga mesti memikirkan kebutuhan masyarakat Tarakan, jadi, kalau ada sesuatu yang di yang perlu kita benahi ya kita benahi, Intinya kami tidak mau melakukan sesuatu yang melanggar aturan, makanya saya bilang ini resmi karena dari pemerintah kota sudah di setujui," tutup Riza.(AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia
Jangan Lupa Coblos No Urut 3 Dapil Tarakan Barat dari Partai Solidaritas Indonesia