Wanita Cantik Pemilik Sabu 1,08 Kg, di Vonis 20 Tahun Penjara

Jumat, 14 Desember 2018 | 07:42

Bagikan:
VONIS : Terdakwa Amelia  dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, Sementara Dorkas di vonis bebas oleh hakim pengadilan negeri Tarakan.



TARAKAN - KORANDIGITALNET.COM - Perkara kasus sabu yang melibatkan terdakwa Amelia, wanita berparas cantik yang mencoba menyelundupkan sabu seberat 1,08 Kg ke Makassar yang digagalkan petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan yang terjadi pada Maret lalu, kini telah divonis 20 tahun penjara.
Selain melibatkan, Amelia, dua rekan yakni, teman Terdakwa Lia Lusiana alias Tata dan mertua Lusiana, yakni Dorkas Juga ikut terlibat dalam kasus sabu tersebut. Namun, Majelis Hakim memvonis dua terdakwa tersebut berbeda.

"Lia Lusiana alias Tata, dalam perkara ini dijatuhakan hukuman 18 tahun penjara, dimana dalam putusan ini pula Majelis Hakim menilai Tata terbukti memiliki dan menyimpan narkotika jenis sabu, serta melakukan pemufakatan jahat bersama terdakwa Amelia," kata Ketua Majelis Hakim Herbert G. Uktolseja, Kamis (13/12).

Selain itu, Dorkas, mertua Lusiana alias tata Majelis Hakim memutuskan membebaskan Dorkas dari segala tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Dorkas ini tidak ada bukti yang melibatkan tindak pidana perkara sabu itu," tuturnya.

Menimbang putusan yang dijatuhkan kepada Tata oleh Majelsi Hakim, pihak Kuasa Hukum Tata yakni Rabshody Roestam, akan menyatakan banding sedangkan JPU Debby F Fauzi menyatakan pikir-pikir.

Menyikapi putusan yang diberikan Majelis Hakim kepada para terdakwa, JPUDebby F Fauzi menuturkan, sebelum menyatakan sikap terlebih dulu pihaknya akan melaporkan putusan ini kepada pimpinan, tapi untuk putusan Dorkas pihaknya memastikan akan segera menyatakan kasasi, selama 14 hari kedepan ditambah 14 hari lagi untuk mengajukan memori kasasi.

“Kita mau pelajari dulu isi dari petikan putusannya, dari hasil petikan putusan itu kita akan jalani apapun walau ada perintah untuk mengeluarkan terdakwa dari Lapas, meskipun kita melakukan kasasi,” pungkas JPU saat ditemui usai persidangan.

Sementara itu, Kuasa Hukum Tata dan Dorkas, Rabshody Roestam menerangkan, terkait putusan yang dijatuhkan kepada Tata oleh Majelis Hakim, pihaknya langsung menyatakan menolak putusan tersebut dan akan segeraa mengajukan banding.

“Sudah saya tanda tangani pernyataan bandingnya, kalau masalah Dorkas sudah menyatakan terima putusan Majelis Hakim yang menyatakan dirinya bebas murni, dari JPU juga sudah mengatakan akan mengeluarkan terdakwa sesegera mungkin,” tutupnya. (AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM