Sungai Bengawan dan Karang Agas Resmi Ditutup

Jumat, 28 Desember 2018 | 18:56

Bagikan:
LOKALISASI : Satpol PP Pemkot Tarakan memasang papan pengumuman terkait penutupan lokalisasi Karang Agas dan Sungai Bengawan.



TARAKAN - KORANDIGITALNET.COM - Berdasarkan Peraturan Pemerintah Daerah Kalimantan Utara dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, 2 lokalisasi, Sungai Bengawan dan Karang Agas Resmi Ditutup jumat (28/12).

Dalam penutupan tersebut, ditandai dengan pemasangan Plang yang berisikan Larangan dan Penutupan Aktivitas Prostitusi di Lokalisasi tersebut.

"Dua lokalisasi yang kita tutup ini nantinya bisa menjadi wilayah yang menyenangkan, yang bebas prostitusi dan menjadi wilayah yang baik," jelas Walikota Tarakan, Sofian Raga saat ditemui usai penutupan, jumat (28/12).

Selain itu, penutupan lokalisadi tersebut juga bisa mempengaruhi wilayah yang berdekatan dengan Sungai Bengawan dan Karang Agas tersebubisa menjadi lebih baik.
Photo bersama walikota Tarakan Sofian Raga bersama unsur Forkompinda saat pelaksanaan penutupan lokalisasi.


"Kita juga mengajak warga dengan melakukan sosialisasi bersama untuk menjadikan lingkungan sekitar membuat kegiatan yang produktif," tuturnya.

Lanjutnya, untuk pemulangan para Wanita Tuna Susila (WTS) dalam lokalisasi tersebut, dirinya mengaku sementara dalam proses. "Jadi hari ini sudah kita proses, besok kita akan undang lagi untuk diselesaikan secara cepat," tuturnya.

Kemudian itu juga, Pihaknya akan melakukan pendataan dengan untuk kepulangan para WTS tersebut, pihaknya juga akan memberikan uang sebanyak Rp 5,5 juta.

Sementara itu, bila terdapatnya lokalisasi tersebut yang masih membuka praktek prostitusi pihaknya akan memproses sesuai Undang-undang yang berlaku. "Kita bekerja sama dengan Polri dan TNI untuk memproses dengan hukum bila kedapatan ada yang masih membuka lokalisasi ini, pokoknya jangan buka lagi tempat ini," tutupnya. (AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM