Lokalisasi Tutup, Polisi Siap Berikan Pengawalan

Rabu, 12 Desember 2018 | 09:05

Bagikan:
LOKALISASI : Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Widyawan saat memberikan keterangan terkait penutupan sejumlah lokalisasi di kota Tarakan.


TARAKAN - KORANDIGITALNET.COM - Dengan adanya rencana penutupan lokalisasi di Kota Tarakan. Polres Tarakan akan terus memberikan pengawalan terhadap pengosongan tempat prostitusi tersebut.

"Kita siap memberikan pengawalan terhadap penutupan lokalisasi, serta kepulangan para PSK," jelas Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawan, selasa (11/12).

Pertemuan antara DPRD dan MUI Tarakan beberapa waktu lalu sudah menyetujui penutupan lokalisasi di Tarakan. Namun, langkah ini tetap harus diawali dengan Surat Keputusan (SK) dari Wali Kota Tarakan Sofian Raga.

"Kalau sudah terbit SKnya dari Pak Wali, kita akan kawal dan kita juga mendukung dengan adanya penutupan bisnis prostitusi itu," tuturnya.

Dari data yang ada di Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Tarakan, jumlah PSK yang terdapat di sungai bengawan sekitar 70 PSK. "Kan nantinya para PSK itu akan ditangung uang tiket untuk pulang, disitu kita akan berikan pengawalan, kalau perlu sampai Bandara," terangnya.

Ia meminta, semua pihak yang terkait dalam proses penutupan lokalisasi ini bisa menjalankan prosesnya sesuai dengan aturan. Ia berharap tidak ada pemaksaan, tindakan anarkis hingga aksi kekerasan, karena dikhawatirkan akan mengganggu keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, dengan rencana penutupan lokalisasi ini dilakukan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan razia dan memberikan beberpa pengetahuan kepada penghuni lokalisasi dengan membawa ustad dan berceramah agama.

SK penutupan lokalisasi yang terbuka di Sungai Bengawan ini, jika berhasil dilakukan maka selanjutnya lokalisasi terselubung juga akan ditutup. Diakuinya, ada beberapa lokasi yang dicurigai juga menyediakan wanita untuk dijual, namun prostitusi ini dilakukan secara tertutup. Pihaknya akan melakukan pengawasan ketat dan jika terbukti akan dilakukan penutupan.

"Bila nantinya ada ditempat lain yang digunakan bisnis prostitusi, baik peredaran narkoba, pastinya izin akan dicabut," tutupnya. (AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM