Ketua DPRD Sesalkan Kericuhan Terjadi Saat Demo

Selasa, 18 September 2018 | 20:45

Bagikan:
Ketua DPRD Tarakan Salman Aradeng



TARAKAN - KORANDIGITALNET.COM – Aksi unjuk rasa atas anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat yang dilakukan dari berbagai organisasi mahasiswa di Tarakan senin siang (17/9) kemarin dengan berakhir ricuh. Kini Ketua DPRD Tarakan, Salman Aradeng menyesalkan kejadian tersebut terjadi.

“Saya meminta maaf atas kejadian kemarin, karena ini terjadi karena mahasiswa sempat diizinkan masuk ke halaman gedung DPRD. Pasalnya dirinya tidak mengira kejadian ricuh itu bisa terjadi,” jelasnya.

Pihaknya juga menganggap dalam aksi unjuk rasa sebelumnya, pihaknya sempat memasukan ke dalam ruangan. Namun tidak terjadi adanya kericuhan tersebut. “Saat dulu demo UU MD23 tidak seperti kemarin, jadi saya tidak menyangka hal itu akan terjadi,” tuturnya.

Dirinya juga mengatakan, dengan adanya mahasiswa ingin masuk ke  ruang gedung DPRD Tarakan dengan membawa alat peraga berupa mayat serta dengan adanya mahasiswa naik mobil polisi dengan menyampaikan orasi. Pasalnya mobil tersebut merupakan fasilitas Negara.

“Sebagai mahasiswa tidak layak demo seperti itu, saya juga menghimbau, ketika adanya izin demo pihaknya berharap kejadian itu tidak terulang kembali dan bila tidak adanya izin demo saya meminta aparat kepolisian untuk membubarkan paksa para pengujuk rasa,” terangnya.

Sementara itu, pria yang biasa disapa Salman ini mengatakan, meminta kepada para pengunjuk rasa yang ingin menyampaikan aspirasinya untuk menyampaikan dengan tutur kata yang baik, agar tidak terjadi hal hal serupa.

“Jadi untuk ade-ade mahasiswa sampaikan lah orasi dengan santun, karena dengan seperti bahasa kasar tidak mencerminkan seorang mahasiswa. Bila penyampaian orasi yang baik dan santun sehingga tujuan dalam unjuk rasa itu bisa diterima dengan baik,” kata Salman.

Pihaknya menegaskan, kejadian kericuhan dengan unjuk rasa tersebut tidak terulang kembali, dirinya meminta kepada aparat untuk membubarkan paksa terhadap pendemo yang tidak memiliki izin. (AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM