Demo di Depan Kantor DPRD Tarakan Berakhir Ricuh

Senin, 17 September 2018 | 20:38

Bagikan:
GEMPAR : Gabungan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Peduli Rupiah, melakukan demo di depan kantor DPRD Tarakan.(17/9).


TARAKAN - KORANDIGITALNET.COM - Aksi demo mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Peduli Rupiah (GEMPAR) Di kantor DPRD Tarakan, Yang menuntut pemerintah segera menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar, Berakhir ricuh, Gabungam 11 organisasi kemahasiswaan tersebut bentrok dengan aparat kepolisian, Senin,(17/9/2018).

Aksi dorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian bermula, Saat mahasiswa meminta  semua peserta aksi masuk ke dalam kantor DPRD, namun pihak keamanan membatasinya, Hal tersebut ditolak oleh mahasiswa, Salah satu mahasiswa naik ke atas cup mobil polisi untuk orasi, Langsung di turunkan paksa oleh aparat kepolisian. Sempat terjadi ketegangan antara mahasiswa dan polisi.

Saat terjadinya aksi dorong mahasiswa dengan aparat kepolisian.


Keributan kembali terjadi ketika mahasiswa membakar ban bekas di halaman parkir kantor DPRD Tarakan, Polisi yang berjaga langsung merampas ban tersebut, Akhirnya polisi memaksa mahasiswa keluar dari halaman kantor DPRD, Dua orang dikabarkan terluka dalam aksi dorong tersebut.

Demo yang berakhir ricuh di kantor DPRD ini,  5 orang mahasiswa di amankan oleh aparat kepolisian, Namun, berkat negosiasi antara mahasiswa dan polisi, Akhirnya, Kelima mahasiswa tersebut langsung dilepaskan.(AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia
Jangan Lupa Coblos No Urut 3 Dapil Tarakan Barat dari Partai Solidaritas Indonesia