Program Bersih-Bersih Pantai Ratusan Orang Berpartisipasi

Monday, August 20, 2018 | 12:58

Bagikan:
Nampak ratusan orang dari sekitar 38 instansi termasuk TNI dan Polri yang ada di Tarakan bersama mahasiswa dari Universitas Borneo Tarakan, di Binalatung Beach.


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN  – Program bersih bersih pantai yang digagas Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti digelar serentak di 73 titik di Indonesia, 73 titik tersebut dilakukan sesuai yang ke HUT RI ke 73 tahun ini. Tarakan yang menjadi salah satu sentral bersih-bersih pantai ala Menteri Susi ini dihadiri ratusan orang dari sekitar 38 instansi termasuk TNI dan Polri yang ada di Tarakan bersama mahasiswa dari Universitas Borneo Tarakan, di Binalatung Beach, Minggu (19/8) kemarin.

Wakil Walikota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat saat ditemui disela kegiatan ini menuturkan memberikan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap bersih-bersih pantai yang di Tarakan dilaksanakan Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) dan Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

“Kami sambut baik maksud dan tujuan bersih-bersih pantai ini, selanjutnya saya berharap kedepannya kegiatan yang sama bisa jadi inspirasi bagi banyak orang dan kalangan yang terlibat untuk bersama-sama menjaga kebersihan,” ujar Arief.

Ia juga meminta meskipun dikemas dalam kegiatan yang berbeda, namun bersih-bersih pantai bisa menjadi kegiatan rutin dengan melibatkan instansi yang lebih banyak dan luas. Selain itu, pengelola tempat wisata juga diminta untuk menyediakan tempat sampah yang cukup agar pengunjung tidak lagi membuang disembarang tempat.

“Kegiatan kita laksanakan di Binalatung Beach ini karena memang pengunjungnya banyak dan pesan moral bisa disampaikan dengan maksimal. Bahkan, masyarakat banyak yang secara spontan membantu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BKIPM, Umar menuturkan juga melibatkan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kaltara, yang menurunkan sekitar 100 orang anggotanya untuk turut serta. “Kurang lebih 800 orang yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Diakuinya, sampah yang ada cukup banyak terutama sampah plastik yang sulit untuk di daur ulang. Rencananya, program bersih-bersih pantai yang baru pertama kali digelar Menteri Susi ini akan dilaksanakan lagi dengan kemasan yang berbeda.

Harapannya, sampah yang ada terutama berbahan plastik bisa lebih dikendalikan dan diminimalisir. Namun, ia pun mengakui masih banyak petani rumput laut yang menggunakan botol bahan plastik untuk menambatkan rumput lautnya dipinggir pantai. (AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM