Nyuri Mesin Kapal Dan Motor, Dua Remaja Ini Diamankan Polisi

Thursday, August 23, 2018 | 21:16

Bagikan:
PENCURIAN : Dua tersangka pencurian (celana pendek) HW. Dan YS, Berhasil diamankan oleh petugas Kepolisian bersama barang bukti curiannya.



TARAKAN - KORANDIGITALNET.COM — Entah apa yang dipikirkan oleh dua tersangka berinisialkan HW dan YS yang harus mendekam dibalik jeruji besi akibat melakukan aksi tindakan kriminal berupa pencurian sepeda motor dan mencuri mesin kapal.

HW diketahui pelaku pencurian sepeda motor yang dimiliki IN yang saat itu terparkir didepan rumahnya di Jalan Sebengkok, 14 Agustus lalu dan sepeda motor tersebut bermerek Honda Scoppy yang bernomor polisi KT 2374 FY

“Saat HW berhasil membawa kabur sepeda motor, IN pemilik sepeda motor itu baru menyadari sepeda motornya raib dan saat mengetahui kehilangan itu, IN langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Tarakan,” jelas Kapolres Tarakan, AKBP Yudhisthira Midhyawan melalui Kasatreskrim Polres Tarakan, AKP Choirul Jusuf.

Pengungkapan kasus ini baru berhasil dilakukan beberapa hari setelahnya, setelah unit Jatanras Satreskrim Polres Tarakan melakukan pengembangan dan menangkap HW dirumahnya. 

“HW kita amankan dengan barang bukti kendaraan R2 hasil curiannya. HW pun tidak melakukan perlawanan saat kita lakukan penggerebekan dirumahnya,” katanya, saat ditemui diruangannya, Kamis (23/8) kemarin.

Lanjutnya, usai diamankan HW, Unit Jatanras melakukan pengembangan, ternyata HW juga terlibat dalam kasus pencurian lainnya dengan melakukan pencurian mesin kapal 15 PK.

“HW juga terlibat kasus pencurian mesin yang dilakukan di daerah Tanjung Batu, Mamburungan Timur,” tuturnya.

HW pun akhirnya mengakui sudah melakukan aksi pencurian mesin kapal tersebut bersama temannya berinisial YS dengan menggunakan kendaraan R2 Honda Beat dengan nopol KU 2441 G.

“Saat melintas di Tanjung Batu, keduanya melihat ada mesin 15 PK yang disimpan di teras rumah korban, melihat hal tersebut keduanya berinsiatif mencuri pada malam harinya. Makanya, malam itu juga HW bersama temannya kembali dan langsung melakukan pencurian,” tuturnya.

Rencananya mesinnya itu akan dijual, namun urung terlaksana karena keburu diamankan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tarakan. Namun, HW mengaku sebenarnya sudah memiliki pembeli mesin kapal yang dicurinya.

“Saat ini HW dan YS sudah diamankan di Rutan Polres Tarakan dan disangkakan dengan pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP tentang pencurian dan diancam pidana penjara paling lama 7 tahun,” tutupnya.(AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM