Kaget Digrebek BNN, Rudi Nekat Buang Sabu 3,19 gram ke Kolong Rumah

Rabu, 01 Agustus 2018 | 16:11

Bagikan:
SABU-SABU : Tersangka Rudi saat diperiksa oleh petugas BNNK kota Tarakan dalam kasus kepemilikan sabu-sabu.


TARAKAN - korandigitalnet.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan terus melakukan pengungkapan terhadap Peredaran Narkoba jenis sabu. Kali ini BNNK Tarakan mengamankan Rudi warga Jalan Belakang BRI RT 26, Kelurahan Selumit Pantai, sekira pukul 22.00 pada Jumat (26/7) malam lalu.

Kepala BNN Kota Tarakan, Agus Surya Dewi menuturkan pihaknya mendapatkan laporan Rudi kerap menjual sabu kepada nelayan maupun warga sekitar rumahnya. Pengintaian pun dilakukan dan didapati Rudi yang tengah duduk didepan rumahnya tampak seperti sedang menunggu pembeli. 

"Kami langsung melakukan penggerebekan, tapi Rudi ternyata sadar dan langsung lari kedalam kamar. Kebetulan rumahnya ini bentuk kolong, jadi sabu dibuangnya di sela pembatas kayu dilantai kamarnya. Tapi karena air sedang surut, Rudi kami amankan, Ketua RT kami panggil dan menyaksikan Rudi mengambil sabu yang dibuangnya," jelasnya.

Diketahui, ternyata ada kotak rokok berisi sabu seberat 3 gram didalam kotak bekas rokok dan kotak pinset berisi 14 bungkus sabu. Jumlah barang bukti sabu keseluruhan yang diamankan dari Rudi ini sebanyak 3,19 gram dan turut dijadikan barang bukti juga alat hisap sabu atau bong, gunting, korek dan uang Rp 100 ribu hasil penjualan sabu.

Selain menjual sabu, ternyata Rudi juga merupakan pemakai dan saat diperiksa polisi, Rudi mengaku baru saja menggunakan sabu.

"Untungnya pas kita masuk itu, Rudi tidak berusaha melarikan diri jadi langsung kita amankan saja. semua barang bukti kita dapati ada didalam kamarnya, selain sabu yang kita temukan dikolong rumah itu," bebernya.

Rudi yang merupakan pemain baru ini pun akhirnya digelandang ke kantor BNN Kota Tarakan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga mengembangkan darimana asal sabu yang didapat Rudi, namun Dewi enggan membeberkan lebih banyak terkait peredaran sabu yang ada diatas Rudi.

"Ini masih kita kembangkan, belum bisa kita beberkan. Rudi kita jerat pasal 112 ayat 1 junto pasal 114 ayat 1 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara," tutupnya. (AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia
Jangan Lupa Coblos No Urut 3 Dapil Tarakan Barat dari Partai Solidaritas Indonesia