Agar Terciptanya Wilayah Bebas Korupsi, RSUD Tarakan Deklarasi Pembangunan Zona Integritas

Wednesday, August 15, 2018 | 20:08

Bagikan:
Saat Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menjawab beberapa pertanyaan dari awak media, terkait penandatanganan deklarasi pembangunan zona integritas di RSUD Tarakan.(15/8).



TARAKAN - korandigitalnet.com - Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie, Siang tadi (15/8/2018), Menyaksikan deklarasi pembangunan zona integritas di Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan, Yang juga dihadiri oleh, Direktur RSUD Dr Muhammad Hasbi Hasyim, Rektor UBT Prof Dr Adri Patton dan Kepala Perwakilan Ombudsman Kaltara Ibramsyah Amirudin.

Kepada awak media, Irianto menjelaskan bahwa, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sudah memulai upaya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, Transparan dan Akuntabel, Hal ini sesuai dengan hasil koordinasi dan supervisi dari KPK, Dan secepatnya kita tindak lanjuti dengan cepat, Yaitu dengan melakukan pembangunan zona integritas, Agar terciptanya wilayah bebas korupsi," Katanya.

Program zona pembangunan integritas merupakan program pemerintah dan KPK, Guna menciptakan aparatur pemerintahan yang bebas dari tindakan yang tercelah yang mengarah kepenyimpangan disebut korupsi.

Photo bersama Gubernur Kaltara, Kepala RSUD Tarakan, Rektor UBT, Kepala Perwakilan Ombudsman Kaltara dan para agen perubahan di RSUD Tarakan.


"Kami ingin melakukan upaya pelayanan yang transparan, adil, tidak diskriminatif, akuntabel, tepat waktu dan mudah diakses, Program ini kita mulai dari RSUD dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kaltara, Saya sangat mengapresiasi bahkan berharap, Hal serupa bisa dilakukan oleh semua OPD ( Organisasi Perangkat Daerah )dilingkup Pemprov Kaltara,"Harap Irianto

Zona integritas adalah, Kawasan yang di isi oleh orang-orang beritegritas, Artinya, Orang berintegritas, Pasti jujur, Disiplin dan punya kemampuan, Sementara yang dimaksud wilayah bebas korupsi, Ada kerugian negara, Ada penyalahgunaan, Suap menyuap, Jadi harus bersih dari semua itu, Dan kuncinya adalah integritas, Ada beberapa wilayah zona rawan korupsi yang patut diwaspadai, Diantaranya, Dalam hal perencanaan anggaran, Perizinan, Dana hibah atau Bansos, Pengadaan barang dan jasa, Hingga perjalanan dinas.

"Saya berharap, Agar kegiatan ini bukan hanya seremonial saja, Tapi yang terpenting adalah implementasinya, Istiqomahnya yang berat, Memang tidak serta merta dan itu perlu proses, Banyak hal yang sudah kita capai, Tapi masih ada juga PR kita diberbagai sektor, Tentunya juga kami butuh dukungan dan kerjasama dari masyarakat, Dan mohon pengertiannya, bila ada yang keliru dari kami, tolong diingatkan dengan cara-cara yang sesuai dengan ajaran agama dan nilai-nilai Pancasila,"Tutup Gubernur Kaltara ini.(AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM