Kotak Amal Hilang, Baznas Lapor Ke Polisi

Kamis, 26 Juli 2018 | 12:05

Bagikan:
Photo : Juliansyah
BAZNAS : Ketua Baznas Kota Tarakan Syamsi Sarman memberikan keterangan terkait hilangnya kotak amal milik Baznas di beberapa tempat.


TARAKANkorandigitalnet.com - Kasus pencurian kotak amal di beberapa supermarket dan warung yang berada di Kota Tarakan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan melaporkan ke Mako Polres Tarakan, kamis (26/7).Jika laporan sebelumnya urung ditindak lanjuti karena kurangnya bukti, kali ini Baznas akan turut serta membawa bukti rekaman CCTV untuk bisa menjadi bahan penyelidikan, agar pelaku pencurian ini bisa segera ditangkap.

Untuk diketahui, raibnya kotak amal milik Baznas pertama kali diketahui di kantor Pengadaian pada Senin (23/7) lalu dan Selasa (24/7) di Warung Kaki Lima Kekinian yang ada di Jalan boompanjang. Aksi pencurian ini terjadi pada waktu pagi hari dan sore hari.

Photo : Juliansyah


“Kita sudah mau melaporkan kejadian ini, tapi karena pihak Polres masih disibukan dengan kegiatan apeksi dan salah satu saksi yang kami punya juga berhalangan hadir, jadi kami memutuskan untuk melakukan pelaporan pada besok (hari ini. Red) saja,” ujarnya.

Syamsi menjelaskan, salah satu saksi yang akan ia hadirkan adalah tukang ojek yang menjadi suruhan pelaku. Selain itu, Baznas juga memiliki rekaman kamera CCTV dari lokasi kejadian yang meperlihatkan jelas indentitas pelaku pencurian kotak amal Baznas ini.

“Rekaman CCTV dan salah satu saksi inilah yang menjadi modal kami untuk melaporkan ke Polres Tarakan. Karena di CCTV ini sudah jelas wajah dari pelakunya, tinggal ditindak lanjuti saja,” katanya.

Syamsi menjelaskan, modus pelaku sebelumnya mengaku sebagai pihak Baznas yang datang untuk mengambil uang di kotak tersebut. Setelah itu, pelaku memesan angkot di kantor pegadaian dan ojek di warung kaki lima untuk dijadikan kurir yang membawa kotak amal ini.

Oleh karena itu, ia menghimbau kepada seluruh warung atau instansi yang dititipkan kotak amal untuk bisa mengawasi dengan baik. Jika ada oknum yang mengaku pemilik kotak itu sebaiknya dipastikan dengan baik terlebih dahulu, jangan sampai kejadian seperti ini kembali terulang.

“Kami meyakini pelakunya sama, karena keterangan orang yang sudah bertemu pelaku juga sama ciri-cirinya. Kami juga sudah menyurati semua tempat yang kami titipkan kotak amal, jangan izinkan siapapun yang mengaku petugas kecuali membawa surat tugas dari Baznas,” tutupnya. (AD)


Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia
Jangan Lupa Coblos No Urut 3 Dapil Tarakan Barat dari Partai Solidaritas Indonesia