Kalapas Ditangkap KPK

Minggu, 22 Juli 2018 | 09:48

Bagikan:
Wahid Husien  Kalapas Sukamiskin sebelum ditangkap oleh KPK



JAKARTA - korandigitalnet.com - Baru menjabat empat bulan sebagai Kalapas Sukamiskin, Lapas khusus narapidana Tindak Pidana Korupsi, Wahid Husien sudah melanggar sumpah jabatan yang diucapkan saat di Lantik, yaitu, akan memperketat izin warga binaan untuk berobat diluar lapas, Namun dirinya sudah di tangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 

Penangkapan Wahid karena diduga adanya jual beli izin keluar dari lapas, Hal ini diperkuat setelah dilakukan penggeledahan disel tahanan kedua narapidana Tipikor tersebut, yaitu, TB Haeri Wardana dan Fuad Amin, Saat ditanya, petugas jaga mengatakan kalau kedua tahanan ini menderita sakit dan harus berobat.

Barang bukti uang hasil suap yang berhasil disita oleh KPK.


Dalam penggeledahan awal terhadap kamar tahanan bernama Fahmi Darmawansyah, narapidana Tipikor proyek pengadaan satelit pemantau Badan Keamanan Laut (Bakmla) dan Andri yang juga narapidana kasus Tipikor sedang mendekam di lapas tersebut, selama 30 menit dilakukan penggeledahan, keduanya langsung di tangkap KPK.

Setelah penggeledahan dan dilakukan penyegelan, Wahid akhirnya dibawa oleh KPK pada pukul 01.30 wib menuju Jakarta guna dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Sementara itu, Wakil ketua KPK Saut Situmorang menjelaskan, bahwa, Saat di periksa, Wahid sama sekali tidak menyesali perbuatannya dan terkesan santai," memberikan suap kepada Wahid guna mendapatkan fasilitas khusus di lapas Sukamiskin ini terkesan sudah biasa oleh yang bersangkutan, memang ada kesan kalau hal tersebut bukan hal baru sehingga menjadi aneh bila ada narapidana yang baru masuk tidak melakukan hal itu, Ia terkeaan santai dan malah sering tertawa," Jelasnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan empat tersangka dalam kasus pemberian izin maupun pemberian lainnya di Lapas kelas 1 Sukamiskin tersebut, Yakni, Kalapas Sukamiskin Bandung Wahid Husien, Hendry S yang merupakan staf  Wahid, Fahmi Darmawansyah dan Fuad Amin yang merupakan narapidana di lapas tersebut.(AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia
Jangan Lupa Coblos No Urut 3 Dapil Tarakan Barat dari Partai Solidaritas Indonesia