Kembali Mabes Polair Polri Gagalkan Penyelundupan Barang Ilegal Di Perairan Nunukan - Tarakan

Saturday, June 9, 2018 | 16:16

Bagikan:
BARANG ILEGAL : Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol, Indrajit menunjukkan barang bukti yang berhasil diamankan di Dermaga Polair Polda Kaltara Juata Laut.(9/6).



KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN - Kapal Polisi (KP) Kakatua-5012 milik Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengagalkan penyelundupan barang Malaysia di Perairan Nunukan dan Tarakan, kemarin (8/6).

Dalam penangkapan tersebut, Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang selundupan yang dibawa oleh Kapal Motor (KM) Andhika, KM Wimaju dan KM Nurjannah.

"Jadi kita amankan itu berupa Gula Pasir Malaysia 8 Ton, Makanan dan Minuman Malaysia campuran sebanyak 2,950 Dus, Daging Sapi 21 Kg, Gas LPG 14 Kg 6 Tabung, Buah campuran 20 Kg, Sayuran 4 Dus, Parcel Malaysia 18 buah dan Minuman Wine 5 botol," jelas Kepala Kapal Polisi (KP) Kakatua-5012 milik Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kompol Jimmy Pakpahan, sabtu (9/6).

Selain itu, Barang-barang tersebut diketahui dibawa dari Malaysia (Tawau) pada malam hari dan diselundupkan ke Perairan Tarakan Kalimantan Utara (Kaltara).

Barang bukti Kapal Motor (KM) Andhika, KM Wimaju dan KM Nurjannah yang diamankan oleh Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri .


"Jadi modusnya kapal kayu itu menunggu di perairan Indonesia Sebatik dan barang yang dari tawau diangkut melalui Speedboat dan dimuat dikapal yang saat itu sudah standby," tuturnya.

Kemudian itu juga, untuk penyelidikan lebih lanjut, Polair Mabes Polri menyerahkan kasus tersebut ke Polda Kaltara dan bekerjasama dengan Bea Cukai Tarakan.

Sementara itu Kapolda Kaltara, Brigjen Pol, Indrajit mengatakan, Barang bukti kapal dan seluruh bawaan diamankan di Dermaga Polair Polda Kaltara Juata Laut.

"Jadi Nahkoda juga kita tahan berinisialkan RS (27), RU (45), dan TR (53). Tiga Nahkoda itu juga merupakan warga Indonesia," ujarnya saat ditemui usai Press Rilis.
Click

Sedangkan bila terbukti bersalah, Indrajit mengungkapkan, ketiga tersangka tersebut akan disangkakan dengan Pasal 9A Ayat 1 dan Ayat 2 Undang-undang No 17 Tahun 2006, tentang Kepabeanan.

Selain itu juga, Ditpolair Polda Kaltara melakukan penangkapan Kapal Motor  asal Malaysia yang bernamanakan PM TW 4045, pada jumat (8/6) dengan membawa barang ilegal berupa, Gula pasir, minyak goreng, beras, daging, karpet dan pakaian bekas.(AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM