Guna Mengurangi Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Tarakan Akan Menutup Sebagian Median Jalan

Thursday, June 21, 2018 | 12:05

Bagikan:
LALU LINTAS : Guna menekan angka kecelakaan, Satuan Lalu Lintas (Satlatas) banyak cara melakukan antisipasi hal tersebut. Seerti dengan penutupan beberapa median jalan yang berada di Sekitaran Jalan Yos Sudarso.



KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlatas) banyak cara melakukan antisipasi hal tersebut. Seerti dengan penutupan beberapa median jalan yang berada di Sekitaran Jalan Yos Sudarso.

Terkait hal itu, Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Tarakan Iptu Yayat Suryadinata menambahkan beberapa dasar yang digunakan untuk penutupan median jalan Yos Sudarso ini, salah satunya karena jumlah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan pengendara meninggal dunia mengalami peningkatan di jalur belokan di Jalan Yos Sudarso.

Hingga 2018 ini saja sudah ada satu orang meninggal dunia, sedangkan sejak tahun 2016 lalu korban jiwa mencapai 5 orang di Jalan Yos Sudarso. Selain itu, soal kemacetan di Jalan Nasional ini juga menjadi perhatian khusus Satlantas untuk ditindaklanjuti dengan penutupan beberapa median jalan.

"Kita lebih memerhatikan korban meninggal dunia. Kalau seperti kemacetan mulai dari arah Pelabuhan Tengkayu untuk kendaraan yang memutar arah di depan Toko Eka Daya, kemudian kendaraan keluar masuk juga di depan Toko Eka Daya dan begitu mau lurus, parkir kendaraan motor dan mobil bahkan sampai dua, jadi sisanya hanya beberapa meter saja,” jelasnya.

Akibatnya, untuk kendaraan masyarakat umum yang jalan lurus atau sifatnya pengawalan timbul kemacetan, hingga akhirnya diputuskan penutupan median jalan. 
“Langkah penutupan median jalan ini sudah kita koordinasikan dengan Dinas Perhubungan, DPUTR dan Satker Jalan Nasional supaya bisa direalisasikan secepatnya untuk permanen,” tuntasnya.

Selain itu juga, terkait dengan keinginan masyarakat pada jalur khusus gerobak yang menyeberang di Jalan Yos Sudarso terutama di depan Bank Republik Indonesia (BRI), kata Kasat Lantas sudah diupayakan di zebra cross dan sudah dibuat.

Diakuinya, gerobak merupakan salah satu kriteria untuk pejalan kaki dan tidak sembarangan membuat jalur khusus ditengah median jalan. “Berarti kan harus di zebra cross yang disediakan untuk pejalan kaki. Jadi, kita upayakan untuk dibuat,” tutupnya. (AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM