Penerimaan Berkas Pelamar Ditutup 8 Juni

Selasa, 22 Mei 2018 | 13:17

Bagikan:
Headshot Gubernur Kaltara Irianto Lambrie

KORANDIGITALNET.COM - TANJUNG SELOR – Setelah resmi terbentuk, Panitia Seleksi (Pansel) calon Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), akan mulai melakukan seleksi terbuka. Sesuai dengan Pengumuman Nomor:  08/Pansel-Madya/Kaltara/2018, seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara definitif dimulai 21 Mei 2018.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, setelah ada surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Lembaga Administrasi Negara (LAN), Gubernur langsung memerintahkan pembentukan Pansel. Selanjutnya, melalui Ponsel-lah yang akan melakukan proses seleksi dari awal hingga akhir. “Panitia seleksi sudah ada, diketuai oleh Adi Suryanto, yang juga Kepala LAN. Selain dari LAN, ada perwakilan dari Kemendagri, Kemenpan-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), akademisi, serta perwakilan dari Pemprov Kaltara. Sekarang Pansel sudah mulai bekerja melakukan seleksi terbuka,” ungkap Irianto.

Dikatakan, seleksi terbuka calon Sekprov dilakukan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017, tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS). Di mana, di dalamnya menyebutkan, tentang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) utama, JPT madya dan JPT pratama.  Jabatan ini berfungsi memimpin dan memotivasi setiap pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada instansi pemerintah.

Karena bersifat terbuka, Gubernur menegaskan, seleksi calon Seprov Kaltara terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI). Dengan ketentuan atau persyaratan yang telah ditetapkan.

Gubernur menjelaskan, secara umum syarat untuk ditunjuk sebagai Sekprov definitif tentunya melalui hasil seleksi dan pejabat yang berhak ikut seleksi terbuka. Salah satu syaratnya, calon adalah ASN dengan jabatan eselon II atau jabatan tinggi pratama yang sudah menjabat selama dua tahun berturut-turut. “Penerimaan berkas pelamar dibuka mulai kemarin (21/5). Pelamar wajib menyerahkan seluruh dokumen persyaratan administrasi dalam amplop tertutup paling lambat 8 Juni 2018. Ditujukan kepada Ponsel dengan alamat di Kantor BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Provinsi Kaltara,” ujarnya. 

Irianto menegaskan, selaku Gubernur, dirinya tidak akan terlalu jauh mengintervensi dalam proses seleksi calon Sekprov Kaltara. “Saya percayakan kepada Pansel. Apalagi seperti kita lihat, yang berada di dalamnya adalah orang-orang yang memiliki kompetensi dan kemampuan di bidangnya,” tegas Irianto. 

Sementara itu, Kepala BKD Kaltara Muhammad Ishak menambahkan, dalam proses seleksi calon Sekprov, pihaknya hanya membantu proses administrasi. Sedangkan tim penilai dan teknis lainnya, semua dari Pansel. “Mereka (Pansel) yang melakukan penilaian sesuai dengan tahapan-tahapan yang sudah disepakati,” ujarnya.

Berbeda dengan Pansel calon Sekprov yang mulai melakukan seleksi, Ishak menambahkan, untuk pengisian jabatan tinggi pratama, masih akan dirapatkan dalam minggi-minggu ini. “Kalau seleksi calon pejabat tinggi pratama, panitianya diketuai oleh oleh Pj Sekprov,” imbuh Ishak.(Humas / AS)

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM