Disprindagkop Gelar Rakorda Koperasi Sekaltara

Kamis, 03 Mei 2018 | 20:38

Bagikan:
RAKORDA :Kadisprindagkop Kaltara Hartono, Saat memberikan kata sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pusat dan daerah di tingkat Provinsi Kaltara, Di Hotel Padmaloka Tarakan.(3/5).



KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN - Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pusat dan daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Utara, Yang bertemakan,"Dengan Pengawasan Koperasi Kita Tingkatkan Kerjasama dan Kerja Hebat Membangun Koperasi Sejahtera dan Mandiri, Di Hotel Padmaloka Kota Tarakan.(3/5/2018).

Acara Rakorda Koperasi yang dibuka oleh Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Provinsi Kaltara, Drs Hartono MSi  yang mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Hadir juga Sekretaris Deputi Bidang Pengawasan Kemenkop dan UKM RI Daniel Asnur,S.Kom,MM, Tenaga Ahli Kemenkop & UKM RI Dr Indoyana Nazaruddin,SE.M.AB, dan Kepala Dinas Perindagkop Kota Tarakan H.Tajuddin Tuwo.

Dalam sambutannya, Drs Hartono.M.Si mengatakan, Tidak semua Koperasi memiliki barcode, hanya sekitar kurang lebih 5 persen saja," Dalam aturan koperasi harus melaksanakan RAT dan kami juga telah memberikan penyuluhan tentang koperasi dilapangan yang ditempatkan di seluruh Disperindagkop kabupaten/kota kota sekaltara," Kata Hartono.


Lanjut Kadis Perindagkop Kaltara ini, bahwa, Koperasi tidaklah mudah, Karena kita harus bisa membuat pembukuan keuangan, neraca dan tidak semua Koperasi bisa membuat neraca keuangan yang baik dan benar,  Jadi pada saat koperasi mengajukan pinjaman ke LPDB KUMKM RI di tolak, karena neracanya tidak balance pasiva dan aktivanya," Jelas Hartono.

"Olehnya itu, Saya berharap bagi koperasi agar dapat mengundang Disprindagkop bidang koperasi dalam hal membantu penyusunan neraca yang riil dan benar, Sehingga dapat melaksanakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) dengan lancar," Urai Hartono.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Disprindagkop Kaltara, mengharapkan koperasi di Kaltara mampu mandiri dalam hal penguatan keuangan dan tidak bergantung pada pinjaman dari pihak kedua.

"Kami akan terus mensosialisasikan pembuatan NIK dan Barcode bagi Koperasi di Provinsi Kalimantan Utara, dengan cara, menempatkan tenaga penyuluh koperasi  lapangan dari Disperindagkop Provinsi Kaltara,," Terang Hartono.


Sementara itu Daniel Asnur dalam pemaparannya menguraikan, Rakorda bertujuan meningkatkan performa koperasi sehingga mampu menjadi lebih baik kedepannya," Pengawasan Koperasi adalah bagaimana melakukan pembinaan koperasi secara berkelanjutan baik itu pengawasan, dan penilaian sesuai sebaran koperasi berdasarkan wilayah," Urainya.

"Saat ini koperasi di Indonesia ada 151.663 unit yang besar hanya 376 unit, dengan omzet rata-rata 50 milyar, berdasarkan data tahun 2017," Ungkap Daniel

Berdasarkan data tahun 2018 yang ada di Rakornas Koperasi di Jogjakarta pada tanggal 4-6 April 2018, Dan Koperasi yang ada di provinsi Kalimantan Utara paling banyak berdomisili di kabupaten Nunukan.

Sementara itu, Kepala Disprindagkop Kota Tarakan, H Tajuddin Tuwo menjelaskan, Bahwa, Ada sekitar 102 Koperasi yang masih aktif, Yang sudah melaksanakan RAT baru berkisar 36 Koperasi," Dari 36 yang sudah melaksanakan, Isnya Allah, masih ada lagi yang menyusul untuk melaksanakan RAT, " Jelas Tajuddin Tuwo.

" Usulan untuk dilakukan pembubaran ada sekitar 50 koperasi, untuk itu, Kami menghimbau kepada pengelola Koperasi untuk segera melakukan RAT, Saya sebagai Kepala Disprindagkop Tarakan, Sangat menyambut gembira dengan adanya Rakorda ini, hal ini dapat mensinergikan program pemerintah Kota, Provinsi dan Pusat," Tutup Tajuddin Tuwo.(AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia
Jangan Lupa Coblos No Urut 3 Dapil Tarakan Barat dari Partai Solidaritas Indonesia