Dekat Dengan Negara Lain, BNPT dan FKPT Cegah Radikalisme dan Terorisme

Jumat, 04 Mei 2018 | 16:42

Bagikan:

KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN - Dengan mencegahnya Radikalisme dan Terorisme di daerah perbatasan khususnya Provinsi Kalimantan Utara. Melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) melakukan sosialisasi dengan Penguatan Aparatur Kelurahan dan Desa di Hotel Galaxy, kemarin (3/5).

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kabid Pemberi daya masyarakat, Letkol laut. Septio Prawono mengatakan, jika BNPT sudah diresmikan sejak 3 tahun yang lalu, dan untuk kegiatan Cegah Radikalisme dan Terorisme ini sudah dilaksanakan setiap tahunnya.

“Jadi kegiatan ini baru pertama kali di adakan di Kaltara, karena Kaltra ini merupakan daerah yamg dekat dengan perbatasan negara lain," jelasnya.

Dalam perencanaan untuk mencegah Radikalisme dan Terorisme di area Kaltara ini sendiri, akan ada 5 bidang lainnya termasuk bidang yang tengah ia jabati sekarang ini, yang akan di dirikan untuk area Kaltara ini.

“Untuk sementara ini kami tidak tahu, apakah akan ditaruh di Tarakan, atau di ibu Kota Tanjung Selor, ataupun di Kabupaten lainnya,” Ungkapnya.

Dalam perencanaannya juga disebutkan oleh Septio dalam memerangi Radikalisme  dan Terorisme, yakni dengan mengadakan agenda kegiatan seperti yang melibatkan Bidang pemuda, Tokoh Agama, serta media media yang berada di area Kaltara.

“Dari ketiga yang dilibatkan ini, kami akan memantau bagaimana cara mereka untuk menekan angka Radikalisme, serta kita juga akan membimbing mereka,” tambahnya

Namun untuk pencegahan terorisme itu sendiri, akan dilakukan upaya menjaga perbatasan agar para penyusup teroris yang berasal dari negara luar bisa dihadang demi bebasnya Kaltara dari Aksi terorisme.

“Kalau untuk Radikal, ya seperti itu lagi, agar tidak ada doktrin yang terlalu fanatik, dan mengajari kepada anak-anak di bawah umur, agar bisa lebih menghargai satu sama lain, meskipun berbeda golongan ras maupun agama,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala FKPT Usman Faqih mengungkapkam, pihaknya merasa daerah Kaltara daerah yamg terbilang berbahaya, pasalnya Kaltara perbatasan yang terdekat dengan Filipina, yang lintang perbatasan daratnya saja 1.030 Km, sehingga tentu berbicara potensi radikal serta Terorisme ini sangat menjadi sebuah momok besar bagi Provinsi yang masih terbilang muda ini.

“Apalagi kemarin, sempat diamankan teroris di Nunukan," singkatnya. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM