Terkait Kesalahpahaman Antara Security dan Tim Bareskrim, Wakapolda Meminta Maaf

Sabtu, 28 April 2018 | 12:14

Bagikan:
Status dari akun bernama Yudhistira Pandowo di salah satu grup Facebook.



KORANDIGITALNET.COM - MEDAN - Terkait beredarnya video yang sempat viral di media sosial, dimana sekelompok aparat kepolisian mengeluarkan senjata api dan adu mulut dengan seorang petugas Security.

Terkait dengan kejadian tersebut, Wakapoltabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, Video yang viral antara petugas Security dan pers Polri dari Direktorat Narkoba Bareskrim Polri yang sedang menjalankan tugas pemetaan dengan sasaran bandar narkoba, adalah benar adanya, Jumat (27/4/2018)

Menurut Tatan Dirsan, Sekitar pukul 15.30 wib, Ipda W bersama tim sedang melaksanakan pemindahan perlengkapan operasi dari satu mobil ke mobil yang lain, alat yang dipindah tersebut akan digunakan untuk menjalankan operasi senyap terhadap peredaran narkoba, namun pada saat tim akan menjalankan tugas negara, ditegur oleh petugas Security (FR) Door smeer Sabena, dengan kata,"Hay jangan parkir disitu".Kata Tatan.

Mendengar teriakan dari Security tersebut, Karena menjalankan tugas menggunakan alat Direktion Finder (DF), salah satu anggota dari tim menjawab, sebentar, kami lagi memindahkan peralatan.

"Tim Direktorat Narkoba Bareskrim Polri ini kan sedang mengejar TO seorang bandar Narkoba dengan menggunakan alat DF ini, namanya tugas negara, kerja harus rapi, jangan sampai target lolos," Jelas Tatan

Security yang tak mengetahui kalau tim dari Mabes menjalankan tugas, kembali menegur dengan nada tinggi," Sudah jalan sana, Anggota tim Mabes menjawab, sebentar ya bang, kemudian terjadilah ketegangan tersebut, Lalu, petugas Security masuk kedalam pos penjagaan mengambil sebuah kelewang dan mengarahkan kepada petugas dari Mabes Polri tersebut.

"Karena mengeluarkan kelewang, tim Mabes Polri pun mencoba menguasai keadaan, Security ini berteriak sehingga memancing warga menyaksikan peristiwa itu, dan Anggota sempat mengeluarkan senjata api guna memenangkan Security tersebut," ungkap Tatan.

Dalam peristiwa tersebut, Tim Bareskrim Polri mengamankan, mengamankan satu buah senjata tajam jenis kelewang yang diduga adalah milik FR dan sudah diserahkan ke Sat Reskrim Poltabes Medan.

"Saya minta kepada masyarakat, agar jangan cepat terpancing dengan informasi yang kurang jelas, karena ini bisa saja dibuat sebagai suatu provokasi, Karena video yang viral disosmed itu hanyalah sebuah kesalahpahaman, Saya sebagai Waka meminta maaf atas insiden ini, yang pasti, Tim Mabes Polri sedang menjalankan tugas negara, yaitu, mengejar bandar narkoba,"Tutup Tatan.(AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM