Niat Jual Sabu di Sekatak, AS Malah Diamankankan BNNK di Beringin II

Tuesday, April 10, 2018 | 20:47

Bagikan:
Saat tersangka AS digeledah oleh petugas BNNK Kota Tarakan.(10/4)



korandigitalnet.com - TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan kembali mengamankan pengedar sabu berinisialkan AS (23), pada jumat (6/4) di Pelabuhan Beringin II Kelurahan Selumit Pantai.

Dalam mengamankan tersangka, Tim Opsnal Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan bersama BNN Provinsi Kaltara telah mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya seorang yang ingin berangkat ke Sekatak untuk mengedarkan sabu.

"Jadi kita kita selidiki dan kita mendapatkan satu bungkus paket sabu dengan berat 10,44 gram dari tersangka AS," jelas Kepala BNNK Tarakan, Agus Surya Dewi melalui Kasi Pemberantasan, Ipda Angestri, Selasa (10/4) kemarin.

Sebelum mengamankan AS, petugas juga dapat informasi, bahwa, orang tersebut membawa sabu dengan  jumlah besar, paket besar sekitar 10 ball yang siap edar di Sekatak.

"Kan kita lihat juga Pelabuhan Jembatan Beringin II yang cukup panjang dan posisi orang yang dicurigai berada ditengah jembatan, sedangkan speedboat sudah dalam kondisi mau jalan, kita masih gambaran umum tentang apa yang dibawa, dan kita juga belum tahu pasti modus pelaku membawa sabu mengunakan apa, dan kita hanya mendapatkan informasi kalau tersangka mengunakan tas pingang," terangnya.

Tersangka AS bersama barang bukti sabu-sabu miliknya.


Saat orang berinisial AS (23) ini diamankan, motoris speedboat yang sudah ready ditambatan jembatan ini langsung jalan, padahal penumpang belum diangkut. Saat penggeledahan awal di Jembatan Beringin II, kata Ipda Angestri tidak ada sabu ditemukan. 

Namun, saat AS digelandang ke kantor BNNP Kaltara dan dilakukan penggeledahan ulang seluruh badan, ditemukan satu paket sabu diselipkan di celana dalam.

"Sabu itu kita dapat di celana dalam AS yang dimana sabu itu sebagai jaminan AS, selain itu, Motoris kita sudah kantongi namanya dan saat ini kita DPOkn motoris itu," terangnya.

Kemudian itu juga, Tim BNNK dan BNNP juga sudah melakukan koordinasi terhadap Polsek Sekatak untuk melakukan pencarian DPO tersebut. Kemudian itu juga, AS dan orang yang menyuruh AS mengambil sabu di Tarakan, juga sudah lama kenal.

"Ini sudah kedua kalinya lolos dan pelaku ini warga Pinrang, dari pengakuan AS, sabu ini akan diedarkan ke penambang emas yang ada di Sekatak," ujarnya.

Sementara itu, AS melakukan bisnis sabu tersebut atas dasar modal dari menjuak batu emas yang telah di dapat di Sekatak. "Dia jual batu emasnya itu lalu uangnya dipakai membeli sabu dan akan diedarkan di Sekatak," tuturmya.

Akibat ulah AS, dirinya dikenakan pasal 114 ayat 2 junto pasal 112 ayat 2 Undang undang No. 35 Tahhun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun. (AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM