Lama Jadi TO, Pencuri Ekor Mesin 200 PK Milik Bea Cukai Diamankan Polisi

Senin, 23 April 2018 | 17:54

Bagikan:
PENCURIAN : Kedua tersangka NS dan HS pencurian ekor mesin tempel.(20/4)



KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Polres Tarakan berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian ekor mesin speedboat 200 PK milik Bea Cukai pada jumat (20/4) sekitar pukul 19.00 wita.

Diketahui pelaku berinisialkan NN warga Kelurahan Gunung Lingkas ini, diamankan Unit Reskrim KSKP di Kelurahan Selumit dan NN tersebut merupakan pengembangan oleh tersangka HS yang diamankan Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Tarakan.

"Jadi sebelumnya HS diamankan akibat mencuri alat Navigasi Speedboat milik Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Tarakan, kita kembangkan dan berhasil mengamankan NN rekan HS yang saat itu bersamaan melakukan pencurian alat navigasi dan ekor mesin speedboat," jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Kapolsek KSKP AKP Ariantony, pada senin (23/4).

Lanjutnya, Dari pengakuan HS barang bukti ekor mesin tersebut berada ditangan NN, sehingga NN menjadi target operasi (TO) kepolisian.

“Jadi NN ini sudah lama jadi TO kita, saat diamankan NN sudah kita ikuti dan kita amankan di jalan Selumit saat NN berkendara sepeda motor," lanjutnya.

Selain itu, pengakuan dari kedua tersangka tersebut, HS dan NN melakukan pencurian itu ketika malam hari dan setelah berhasil mengambil ekor mesin tersebut, kedua pelaku membawa barang bukti  itu dengan berboncengan motor.

"Ekor mesin itu ingin dia jual, tetapi orang yang mau membeli tidak cocok pada mesin yang dimiliki pembeli," terangnya.

Sementara itu, akibat ulah kedua tersangka tersebut, dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke empat KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara. "Saat ini HS dan NN sudah diamankan di Rutan Polres Tarakan," tutupnya. (AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM