Kasus Ujaran Kebencian di Facebook Dandy Rahmadila, Polres Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Ahli

Wednesday, April 11, 2018 | 17:53

Bagikan:
UJARAN KEBENCIAN : Dandy Rahmadila saat dilakukan pemeriksaan diruang Tipiter Polres Tarakan beberapa. hari yang laku.(7/4).



korandigitalnet.com - TARAKAN – Dandy Rahmadila Pelaku ujaran kebencian dengan menulis status di media sosial (Medsos) yang sempat meresahkan warga Tarakan dengan memposting di facebook dengan status “Suara penyanyi Jaran Goyang lebih merdu daripada suara azanmu”, kini Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Tarakan akan menjadwalkan pemeriksaan saksi Ahli pekan depan.

“Jadi saksi ahlinya nanti dari ahli Bahasa, Majelis Ulama Islam (MUI) Tarakan, dan saksi ahli pidana,” jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Ipda Taharman, rabu (11/4).

Lanjutnya, Hasil pemeriksaan kemarin (7/4) terhadap Dandy Rahmadila, tersangka tersebut diketahui dengan membuat status Dandy hanya bercanda dan iseng-iseng untuk menegur tetangganya. “Jadi DR itu ingin menegur tetangganya yang setiap saat azan sholat di Masjid, tetangganya tetap menyalakan lagu, maka dari itu dia menyingung tetangganya melalui Facebook,” jelasnya.

Selain itu, Ipda Denny mengaku dalam melakukan  penyingungan termasuk langkah, yang salah dengan melalui status tersebut. “Kan seharusnya dia tegur langsung ke tetangganya, bukan malah membuat status di Facebook,” terangnya.

Selain postingan tersebut, pihak kepolisian sempat melihat beberapa postingan yang terdapat di akun Facebook Dandy Rahmadila yang ditulis dirinya sendiri dengan menantang bahwa siapa yang berani menangkap Dandy Rahmadila akan mendapatkan hadiah. “Dari pengakuan tersangka dia emosi soal komentar-komentar di statusnya itu, makanya dia buat status seperti menangtang itu,” tutupnya.

Sementara itu, Dandy Rahmadila saat ini sudah ditahan di Rutan Polres Tarakan demi dilakukannya proses tindak lanjut beserta barang bukti yang diamankan Unit Tipiter Satreskrim Polres Tarakan berupa, status ujaran kebencian di Facebook dan Handphone milik tersangka. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM