Diduga Merugikan Negara, Proyek Turap Di Tanah Tidung Kembali di Periksa KPK dan Bareskrim Polri

Saturday, April 14, 2018 | 09:20

Bagikan:
KORUPSI : Juru bicara KPK Febri Diansyah saat memberikan keterangan pada awak media, terkait dugaan korupsi pada proyek turap / sheet pile di Kabupaten Tanah Tidung.(12/4).



KORANDIGITALNET.COM - TANAH TIDUNG - Kasus dugaan adanya tindak pidana korupsi pada proyek bernilai miliaran rupiah pada pembangunan turap (sheet pile) di kabupaten Tanah Tidung Provinsi Kalimantan Utara, kembali menjadi perbincangan hangat dimedia massa, baik lokal maupun nasional.(14/4/2108)

Bagaimana tidak, Tim Bareskrim Polri dibantu  Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), Guna mengungkap kasus yang diduga telah merugikan negara hingga miliaran rupiah tersebut.

Bareskrim Polri dan KPK bekerja keras dalam supervisi penuntasan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan turap di Dinas Pekerjaan Umum dan Dishub Kabupaten Tanah Tidung, Provinsi Kalimantan Utara, pada tahun anggaran 2010-2013.


Proyek yang di lelang pada tahun anggaran 2013 tersebut, di addendum hingga ke tahun 2015, sehingga menjadi sorotan Bareskrim Polri dan KPK.


Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan kepada awak media, bahwa, pada hari Kamis tanggal 12/4/2018, tim koordinasi dan supervisi penindakan KPK, sudah melakukan kegiatan bersama Mabes Polri,"Tim sudah melakukan supervisi dan kegiatan, guna mencari bukti-bukti, guna mengungkap adanya dugaan korupsi pada proyek pembangunan turap di Kabupaten Tanah Tidung," Kata Febri.

Lebih lanjut Febri menguraikan, Kalau tim koordinasi dan supervisi penindakan KPK bersama penyidik Bareskrim Polri, Jaksa peneliti Kejagung RI, Ahli kontruksi Politeknik negeri Bandung dan auditor BPK RI, melakukan pengecekan fisik pada bangunan turap di Tanah Tidung," kegiatan saat ini sementara dilaksanakan dan mulai pada tanggal 19-15 bulan April 2018, tepatnya di Kecamatan Sesayap dan Kecamatan Sesayap Hilir," urainya.

"Selama ini, Pihak Bareskrim Polri kesulitan dalam penghitungan teknis pekerjaan dan penghitungan kerugian negara akibat proyek ini, Sehingga, kami dari KPK sangat berharap kepada tim ini dapat mempercepat penanganan kasus dugaan proyek yang merugikan negara hingga miliaran rupiah ini," Jelas Febri.

Dengan adanya kerjasama antara KPK, Bareskrim Polri, Kejagung RI, BPK RI dan Polban, nantinya akan menjadi acuan guna mempercepat pengungkapan dugaan adanya korupsi pada pembangunan turap (Sheet Pile) di kabupaten Tanah Tidung Provinsi Kalimantan Utara ini.(AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM