Baru Menjabat, AKBP Yudhistira Midyawan Lakukan Evaluasi Internal dan Eksternal Polres Tarakan

Kamis, 26 April 2018 | 19:06

Bagikan:
Kapolres Tarakan, AKBP Yudhistira Midyawan 


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Sejak dilantiknya Kapolres Tarakan yang baru, yakni AKBP Yudhistira Midyawan mengantikan AKBP Dearystone Supit, pada selasa (25/4) lalu. Kini AKBP Yudhistira Midyawan akan melakukan evaluasi dan menganalisa internal maupun eksternal.

Khusus internal, kata mantan Kasubdit 2 Direskrimum Polda Jatim pihaknya akan mengumpulkan dan mendata terlebih dulu apa saja masalah yang ada di dalam organisasi Polres Tarakan, baik anggota maupun material.

“Untuk eksternal, kebijakan dari pimpinan Kamtibmas merupakan prioritas. Nanti juga 1 Mei hari buruh, Ramadhan dan Pilkada yang akan saya hadapi di depan mata dan menjadi kewajiban kita untuk mengawal, mengamankan dan mensukseskan kegiatan yang ada didepan mata tersebut dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Bidang penegakan hukum, soal kebijakan Kapolri dan Wakapolri untuk membersihkan minuman keras (miras) sudah harus bersih. Ia pun tidak menampik baru beberapa jam menjabat saja sudah mendapatkan laporan pengungkapan miras dari Polsek yang melakukan razia.

“Saya tekankan ke jajaran untuk lebih menggiatkan kegiatan razia miras ini.  selain menjelang Ramadhan, kita membasmi miras oplosan ini juga karena ada kejadian di Jawa yang sampai memakan korban jiwa,” imbuhnya.

Soal penegakan hukum untuk pelaku miras terutama oplosan yang hanya dikenakan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) ini diakuinya memang tidak membuat efek jera, namun jika memenuhi unsur, bisa dikenakan Undang undang Kesehatan. Terutama, jika pelaku membuat sendiri, mengoplos, memasarkan dan menjual sendiri.

“Itu bahaya, karena kandungannya tidak karuan dan tidak jelas. Nanti bisa dikenakan Undang undang Kesehatan, kalau menjual saja bisa dikenakan Tipiring. Sama dengan narkoba, kita siap jalankan perintah Kapolda agar di Kaltara ini zero narkoba dan itu tidak ada ampun untuk siapapun yang terlibat,” tegasnya.

Sementara, disinggung soal kasus korupsi, perwira berpangkat melati dua ini pun mengungkapkan masih akan mempelajari dan gelar bersama penyidiknya, sudah sejauh mana kasus korupsi ini ditangan penyidik. Jika memenuhi unsur, langsung dilanjutkan dan jika tidak memenuhi unsur akan diselesaikan bersama.

“Target, setahun itu sesuai DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) itu dua kasus korupsi dalam setahun. Tapi, apakah dua ini termasuk tunggakan atau ditambah kasus baru, nanti akan saya evaluasi lagi. Yang jelas, untuk pejabat yang terlibat, sepanjang kita bisa membuktikan dan penyidik bisa memenuhi semua unsur, Jaksa siap, kita juga siap limpahkan,” tutupnya. (AD)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia

Rahmat Efendi Caleg No Urut 3 Partai Solidaritas Indonesia
Jangan Lupa Coblos No Urut 3 Dapil Tarakan Barat dari Partai Solidaritas Indonesia