Wanita Asal Jakarta Diciduk Anggota Polres Tarakan, Karena Jadi PSK

Kamis, 08 Maret 2018 | 08:26

Bagikan:
Ilustrasi



KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Sepasang kekasih yang berinisialkan AM (31) dan AO (31) harus berurusan dengan petugas Kepolisian akibat melakukan bisnis penjualan wanita terhadap lelaki hidung belang, pada 23 Februari lalu, sekira pukul 20.30 wita.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan Subbag Humas Ipda Taharman mengatakan, sebelum mengamankan sepasang kekasih tersebut, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tarakan menerima laporan dari masyarakat bahwa adanya penjualan wanita terhadap hidung belang di sebuah hotel yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman.

"Kita lakukan penyelidikan dan tidak lama kemudian kita langsung lakukan pengerebekan terhadap kamar hotel itu, ternyata wanita yang berinisialkan EB itu sudah selesai melakukan hubungan layaknya suami istri," tuturnya.

Lanjut Ipda Taharman, usai mengamankan wanita tersebut serta lelaki hidung belang tersebut, datanglah sepesang kekasih yang menjual EB ke lelaki ini.

"Niatnya untuk menjemput EB, tetapi kita langsung amankan aja sepasang kekasih yang menjual EB itu," tuturnya.

Usai mengamankan AM dan AO tersebut,  pihak kepolisian melakukan pemeriksaan dan menurut pengakuan EB, baru ada di Tarakan seminggu dan menerima panggilan sesuai pesanan dari AM dan AO. “Kita langsung giring mereka ke Polres dan ternyata EB ini sudah pernah ke Tarakan sebelumnya dengan pekerjaan Ledis panggilan," ujarnya.

Selain itu, menurut pengakuan EB juga, dirinya merupakan cewek panggilan yang dibayar dengan bermacam-macam harga. "Jadi ada Short Time sebesar Rp 500 ribu sampai yang long time Rp 1 juta," terangnya.

Sementara itu, akibat ulah AM dan AO tersebut dikenakan pasal 2 ayat 1 Undang-undang No 21 Tahun 2017. "Saat ini kita sudah amankan sepasang kekasih itu dan sepasang itu diancam hukuman 15 tahun penjara," tutupnya. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM