Salut !!! Pencuri Solar Cell Milik Dishub Tarakan Akhirnya Tertangkap Polisi

Sabtu, 10 Maret 2018 | 09:30

Bagikan:

KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Terkait hilangannya Solar Cell (Tenaga Surya) yang dimilki Dinas Perhubungan beberapa pekan lalu. akhirnya Unit Jatanras berhasil mengamankan pelaku pencurian tersebut dengan tersangka yang berinisialkan ST, pada hari rabu (7/3) sekitar pukul 19.00 wita, di Jalan Timbunan tepatnya belakang Hotel Fortune Kelurahan Selumit Pantai.

Sebelum diamankannya tersangka ST, Pihak Kepolisian sebelumnya menerima informasi dari masyarakat bahwa, ada seseorang yang mengadaikan Solar Cell (Tenaga Surya) terhadap petambak. “Jadi petugas itu dengar informasi-informasi masyarakat yang bernama Edi, mendengar informasi itu, petugas langsung mengembangkan dan berhasil mengamankan STS sipelaku pencurian Solar Cell itu,” jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Ipda Taharman,, saat ditemui diruangannya, jumat (9/3).

Usai mengamankan ST, petugas langsung membawa tersangka ke Mako Polres Tarakan gunak di proses lanjut, Setelah itu, Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polres Tarakan langsung mengintrogasi tersangka. “Dari pengakuannya sih, ST mengambil di 4 tempat. Yakni, di Jalan Mulawarman depan Gereja, didepan Kantor Walikota, ST mengambil dua Colar Cell, dan di Islamic Centre,” terangnya.

Parahnya lagi, dari pengakuan tersangka. saat dirinya mengambil Solar Cell tersebut, Hanya dengan mengunakan kunci tang dengan memutar kabel-kabel tersebut, dan ST mengaku menjual Solar Cell itu sekitar Rp 400 ribu. “Dia mengambil sekitar malam hari, ditunggunya kelihatan sepi dulu, baru melakukan aksinya itu,” ujarnya.

Sementara ini petugas masih melakukan pengembangan, dikarenakan tersangka tersebut tidak melakukan kegiatannya sendiri karena agak sulit. “Tidak mungkin sendiri, sedangkan berat Solar Cell itu ada hampir 10 kg, jadi kita akan selidiki,” tuturnya.

Akibat ulah tersangka tersebut, ST dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan diancam kurungan maksimal 5 tahun penjara. “Saat ini tersangka sudah kita amankan di Rutan Polres Tarakan guna dilakukan penyelidikan,” tutupnya. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM