Pelaku Curanmor Ibu-ibu Itu Hoax, Karena Kasus Masih Dalam Penyelidikan

Kamis, 15 Maret 2018 | 20:07

Bagikan:

KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Dengan rawannya Curanmor di Kota Tarakan membuat resah masyarakat. Apalagi terlihat adanya Postingan akun di media sosial (Medsos) Facebook Peduli kota Tarakan (PDKT) dengan adanya postingan dan foto bahwa pelaku curanmor yakni, Ibu-ibu yang ditangkap dan melawan petugas. 

“Jadi Postingan itu tidak benar (Hoax), memang ada laporan dari seorang mahasiswa yang menjadi korban. Namun tersangka atau pelaku masih kita buru,” jelas Kapolres Tarakan AKBP dearystone Supit, melalui Paur Subbag Humas Ipda Taharman, saat ditemui di ruang kerjanya, kamis (15/3).

Lanjut Taharman, Laporan kehilangan motor tersebut telah diterima pihak Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tarakan pada ini hari (15/3) sekitar pukul 15.00 wita ada seorang yang bernamakan Rizky (18) bahwa dirinya telah mengalami kehilangan motor dirumahnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol RT 23 Kelurahan Pamusian.

“Kita sudah terima laporannya itu, yang dimana kemarin (14/3) sekitar 00.00 wita Rizky saat pulang dari rumah temannya dan pada saat sampai dirumahnya itu dirinya sudah tidak melihat motornya itu yang bernomor polisi KT 4548 JE,” lanjutnya.

Korban memaparkan kalau kendaraan sepeda motornya bermerek Honda Scopy berwarna merah yang sebelum kehilangan tersebut terparkir tepat didalam pagar rumah korban. “Akibat kehilangan itu Rizky mengalami kerugian sebanyak Rp 8 Juta dan pelaku masih diburu pihak Kepolisian Polres Tarakan,” terangnya.

Ipda Taharman juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak menyebarkan berita bohong seperti postingan Facebook tersebut karena bisa meresahkan masyarakat. Kepolisian akan melakukan pemanggilan terhadap pelaku yang memosting hal tersebut. 

“Padahal kemarin-kemarin sudah ada Deklarasi Anti Berita Hoax baik dari RT, Kelurahan dan Kecamatan masing-masing dengan tujuan agar masyarakat bisa bijak dalam mengunakan Media Sosial (Medsos) Karena itu bisa mengadu domba dan bisa membuat perselisihan,” tegasnya.(AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM