Lihat Patok Perbatasan, Panglima TNI Dan Kapolri Berkunjung Ke Kaltara

Kamis, 29 Maret 2018 | 08:25

Bagikan:
KUNJUNGAN : Saat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tina di Lanud Tarakan.(28/3).


korandigitalnet.com - TARAKAN – Kunjungan  Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, pertama kali di Kaltara disambut meriah oleh personil TNI dan Polri di Apron Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Tarakan, sekitar pukul 14.15 wita, tadi siang (28/3).

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri di Tarakan tersebut juga disambut Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie dan Wakil Gubernur, H. Udin Hianggio dan langsung berangkat menuju perbatasan. Yakni, sebatik dengan mengunakan 5 hely.

Terkait kunjungan tersebut, Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengatakan, kedua petinggi TNI dan Polri tersebut berkunjung di Provinsi termuda ini untuk melihat patok perbatasan yang berada di Kaltara.

"Tadi Panglima TNI dan Kapolri melihat titik patok perbatasan di Aji Kuning, Kecamatan Sebatik, Nunukan dan melihat Karang Unarang," jelasnya.

Selain itu, menurut laporan dari Kepala Satgas Perbatasan Indonesia Malaysia Letkol Rio Neswan, sebenarnya merupakan warisan dari Inggris dan Belanda. Karena ada klaim dari Malaysia. 

“Sekitar 20 Hektar kita dirugikan, kan seharusnya patoknitu bergeser ke Utara, ini malah bergeser keselatan," ujarnya.

Kemudiam itu juga, selain Karang Unarang dan Aji Kuning memang di Kaltara masih ada lagi daerah yang berstatus quo, termasuk di Setimpal, wilayah Kecamatan Lumbis Ogong, Nunukan.

“Dari laporan yang kita dapat, tim survei TNI sudah melakukan oencarian terhadap patok itu yang hilang selama 41. Namun, saat ditemukan patok itu belum ada yang bergeser," terangnya.

Sementara itu, Irianto juga mengatakan, untuk pengawasan terhadap patok tersebut, bukan merupakan wewenang Pemprov Kaltara.

"Jadi ini bukan wewenang kita, melainkan wewenang Pemerintah Pusat dan lebih berkompeten lagi melaporkan kawasan perbatasan dan patok batas kita di Kaltara kan Panglima TNI, karena ini merupakan tugas dari mereka untuk menjaga keamanan perbatasan," bebernya.

Untuk diketahui, besok (29/3) Panglima TNI dan Kapolri akan dijadwalkan ke Kecamatan Krayan, Nunukan untuk melihat daerah perbatasan lainnya yang berada di Kaltara. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM