Lakukan Pemeriksaan, Polisi Panggil Pelaku Dalam Video Perkelahian

Thursday, March 1, 2018 | 12:34

Bagikan:
Adegan perkelahian remaja putri yang direkam melalui ponsel.



KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Video perkelahian yang beredar di media sosial (Medsos) yang sempat memghebohkan masyarakat Kota Tarakan di sebuah jalan di Sungai Bengawan, Kelurahan Juata Laut. Kini Kepolisian telah melalukan penyelidikan dalam video yang berdurasi 2 menit tersebut.

Dalam pemyelidikan yang dilakukan Polsek Tarakan Utara tersebut, sudah melakukan pemanggilan terhadap salah satu remaja yang saat itu berada dilokasi perkelahian. 

"Jadi kita sudah panggil SM (15) kemarin (27/2) sekira pukul 21.00 wita dan SM juga masih sekolah di SMP yang berada di Tarakan," jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Taharman.

Selain itu, Polsek Tarakan Utara kedepannya juga akan melakukan pemanggilan terhadap perekam dan yang menyebarkan video perkelahian tersebut. "Kita panggil tapi hanya untuk dimintai keterangan saja untuk klarifikasi masalah video itu," tuturnya.


Dalam keterangan yang didapat oleh SM, salah satu alasan perkelahian tersebut terjadi diduga adanya tindakan saling ejek di medsos. "Awalnya mereke itu Main olok olokan di facebook dan chatingan terus nantang, kemudian ajak ketemuan di jalan bengawan itu sehingaa terjadi lah perkelahian itu," ujarnya.

Penyelidikan awal diketahui, salah satu pelaku merupakan warga Juata Laut dan salah satu pelaku lagi yang belum dipanggil diduga merupakan warga Jalan Ladang, Kelurahan Pamusian. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Tarakan Ilham Noor saat dikonfirmasi Rabu kemarin mengaku sangat menyesalkan kejadian di kalangan remaja ini, terutama salah satu pelaku diduga masih berstatus pelajar. 

Namun, Ilham Noor mengaku dalam kejadian perkelahian itu, bukan saat berlangsungnya jam sekolah dan kejadian tersebut juga sudah lama terjadi. "Jadi video itu kita duga sudah lama dan baru di upload di facebook dan kami juga berharap agar kejadian ini tidak terjadi lagi dikalangan pelajar lainnya," singkatnya. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM