Astagaaa !!! Dua Orang Kembali Ditangkap Di Bandara Juwata Tarakan Karena Bawa Sabu-Sabu

Rabu, 14 Maret 2018 | 15:21

Bagikan:
SABU-SABU : Kedua tersangka yang diamankan oleh pihak Avsec Bandara Juwata Tarakan. Rabu (14/3).



KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN - Belum selesai kasus penangkapan terhadap seorang wanita yang membawa sabu-sabu di bandara Juwata Tarakan pada hari Rabu kemarin yang berinisial RA, kini pihak Avsec Bandara Juwata Tarakan, Kembali mengamankan 2 orang yang mencoba meloloskan barang haram tersebut. Rabu (14/3/2018).

Penumpang yang berinisial AH, warga Lingkas Ujung Rt.8 Kecamatan Tarakan Timur dan IB asal Dusun III Desa Labean Rt 003 Rw 003 Kecamatan Balaesang, ditangkap oleh Avation Security (AVSEC), Bandara Juwata Tarakan, Keduanya kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 30 Gram, menuju Kota Palu menggunakan Pesud Wing Air dengan no penerbangan 1195.

Menurut kepala Avsec Bandara Juwata Tarakan, Elfi bahwa, kedua pelaku datang dari Kota Palu dengan menggunakan pesawat Pesud Wing Air pada hari Selasa tanggal 13 Maret 2018, AH dan IB datang ke Tarakan oleh seseorang, namun tersangka tidak mengenalnya, " Kita telah mengintrogasi kedua tersangka, baru sehari di Tarakan, pada hari ini, rabu, tanggal 14 Maret 2018, Sekira pukul 11.05 wita, keduanya melakukan check in di Bandara Juwata Tarakan, Pada saat memasuki ruang pemeriksaan Body Search, ditemukan barang yang mencurigakan ditaruh  pada pinggang dengan cara dimasukkan pada celana dalam dengan di bungkus plastik bening," Kata Elfi.


Lanjut Elfi, Setelah dilaksanakan pemeriksaan oleh petugas Avsec, didapatkan 1 buah bungkusan kristal yang di duga Sabu-sabu, " Setelah kita geledah dan kita temukan barang haram tersebut, keduanya kita bawa ke kantor Avsec Bandara Juwata Tarakan untuk mintai keterangan lebih lanjut, dan pada jam 14.45 wita AH dan IB kita limpahkan ke BNNP, " Terang Elfi.

Menurut keterangan dari kedua tersangka, bahwa, sabu seberat 30 gram tersebut didapatkan pada seseorang di Pelabuhan Tengkayu 1, namun, AH dan IB tidak mengenal dengan orang yang memberikan barang tersebut, hingga berita ini kami turunkan, keduanya sudah berada di BNNP, guna dilakukan pengembangan asal-usul barang haram ini. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM