Mulai 15 Februari, Arief Jabat Plt Walikota Tarakan

Tuesday, February 13, 2018 | 21:26

Bagikan:
Plt Walikota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat saat menghadiri pencabutan nomor urut calon walikota Tarakan, Di Graha Pemuda KNPI Tarakan. (13/2).


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN - Sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Utara, Nomor 188.54/K.150/2018, Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie, Menunjuk Khaeruddin Arief Hidayat, Sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tarakan, Hal ini dilakukan, Dikarenakan Walikota Tarakan, Ir Sopian Raga, Mengajukan cuti, Guna maju dan telah ditetapkan oleh KPU, Sebagai calon walikota Tarakan walikota Tarakan.(13/2/2018).

Sesuai aturan UU, Pelaksana Tugas Walikota Tarakan, Secara otomatis diamanatkan kepada wakil walikota (wawali) Tarakan, Yaitu, Khaeruddin Arief Hidayat, Dimana, Dirinya tidak ikut serta dalam Pilkada Tarakan.

Menurut Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, Bahwa, Besok malam, Bertempat digedung Serba Guna Kantor Walikota Tarakan, Akan dilaksanakan penyerahan SK Pelaksana Tugas Walikota Tarakan ini, " Saya akan serahkan SK ini secara langsung di Tarakan, Dimana juga bertepatan dengan acara silaturahmi Gubernur dan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintah Umum ( Dirjen Polpum ) Kemendagri, Bapak Soedarmo bersama para calon walikota dan wakil walikota Tarakan," Kata Irianto.

Penerbitan SK Pelaksana Tugas Walikota Tarakan tersebut, telah memenuhi sejumlah aturan diatasnya, Yakni, Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014, Tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 1/2018 tentang Cuti Diluar Tanggungan Negara.

"Keberadaan Pelaksana Tugas Walikota Tarakan, sejatinya berperan hanya untuk mengisi kekosongan pimpinan daerah di Tarakan, Sehingga roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya," Terang Irianto.

Lebih lanjut Gubernur Kaltara ini, menjelaskan, Bahwa, Untuk diketahui, Masa tugas Plt Walikota akan berakhir sejak kepala daerah selesai menjalani cuti diluar tanggungan negara atau telah memasuki batas akhir masa jabatan, Yaitu, Selama 135 hari, mulai 15 Februari sampai 23 Juni 2018," Ini berarti, Saat walikota definitif sudah selesai cuti kampanye, maka jabatannya sebagai walikota dikembalikan, Kemudian pelaksana tugas, dalam hal ini wakil walikota pun kembali ke kewenangan dan jabatan semula sebagai wakil walikota," Tutup Irinto. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM