Lama Jadi TO Akhirnya SA Warga Jalan Kusuma Bangsa Diamankan Polisi

Tuesday, February 20, 2018 | 22:20

Bagikan:
NARKOBA : Tersangka AS bersama barang bukti yang berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Tarakan.


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Maraknya peredaran Narkotika jenis sabu di Kota Tarakan membuat Kepolisian terus melakukan pemburuan terhadap Narkotika tersebut. Kali ini Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan menangkap seorang pria berinisialkan SA di jalan Kesuma Bangsa RT 1, sekira pukul 12.30 wita, Minggu (18/2).

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Taharman mengatakan, SA merupakan Target yang telah lama diincar Kepolisian. "Jadi itu kita mendapatkan informasi dari masyarakat rumah SA itu sering dijadikan transaksi Narkoba dan SA ini sudah lama kita incar," jelasnya, selasa (20/2).

Lanjut Taharman, mendapatkan informadsi tersebut, Kanit Reskrim Aiptu Ariyanto dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan AKP Ariantony U.B langsung melakukan penyelidikan terehadap rumah SA dan kebetulan SA saat itu sedang menunggu pelanggan, petugas langsung membekuk SA didepan rumahnya.


"Kita geledah disaksikan Ketua RT dan kita dapatkan sabu dengan berat 5,91 gram yang terbagi dalam 9 bungkus kecil berisi sabu siap edar, 9 bungkus ukuran sedang yang juga siap edar berisi sabu, 25 bungkus plastik bening, timbangan digital, uang Rp 100 ribu, plastik warna merah yang digunakan untuk membungkus semua sabu dagangannya dan toples tempat SA menyimpan sabu," lanjutnya.
Selain itu, SA sebelumnya sempat menjadi target operasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Tarakan, pernah diamankan bersama temannya, namun tidak ditemukan barang bukti, sehingga hanya dikenakan wajib lapor.
"Jadi SA ini tidak jera dan kini SA Akhinya ditangkap," tuturnya.

Sementara itu, akibat ulah SA dikenakan pasal 112 ayat 2 junto pasal 114 ayat 2 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. "SA ini terancam hukuman diatas 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," tegasnya.

Kemudian itu juga, Dalam kasus sabu tersebut, SA merupakan salah satu dari keturunan keluarganya, yakni bapaknya yang saat ini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tarakan pada 2017 lalu. "Mungkin SA ini meneruskan jejak bapaknya sebagai pembisnis sabu," tutupnya. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM