DKP Kaltara Mengundang Pemilik Tambak Terkait Sertifikat Lahan Mereka

Friday, February 2, 2018 | 14:34

Bagikan:
Photo : Saat Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Kalimantan Utara H Amir Bakri memberikan pengarahan pada acara Pembentukan Forum Koordinasi Penanganan Tindak Pidana Kelautan Provinsi Kalimantan Utara beberapa bulan lalu.


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN - Berkaitan dengan kunjungan presiden Republik Indonesia Joko Widodo beberapa bulan lalu di Kalimantan Utara, Dimana pada kunjungan sehari tersebut, Jokowi menaiki Helikopter dan melewati area pertambakan yang didampingi oleh Gubernur Kalimantan Utara Dr Ir H Irianto Lambrie.

Irianto mengatakan, Dirinya sengaja mengajak presiden naik helikopter, agar orang nomor satu Indonesia ini, bisa melihat lahan tambak milik masyarakat," Alhamdulillah, Begitu pak Presiden melewati lahan tambak, beliau terkesan ketika melihat dari atas, ada banyak areal pertambakan, Saya langsung meminta ke pak Presiden agar lahan milik masyarakat, yang dikelolanya selama ini dapat di sertifikat," Kata Irianto.

Berdasarkan persetujuan dari Presiden Joko Widodo tersebut, Gubernur Kalimantan Utara langsung memerintahkan Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kaltara, H Amir Bakri, Untuk menindak lanjuti, guna melakukan pertemuan kepada seluruh petambak yang ada di Kaltara.

H Amir Bakri yang ditemui oleh korandigitalnet mengatakan, Bahwa, Sesuai arahan dari Gubernur Kaltara,  Besok hari Sabtu tanggal 3 Februari 2018, bertempat di kantor Penghubung Provinsi Kalimantan Utara,  yang terletak di Jalan Mulawarman, Akan di adakan pertemuan dengan sejumlah petambak yang mempunyai lokasi tambak di Kaltara," Besok sekitar jam 09.00 pagi, Dinas DKP akan mengundang para pemilik tambak, Namun, undangan ini akan secara bertahap," kata H Amir.

Lebih lanjut H Amir menjelaskan bahwa, Kita harus bergerak cepat untuk menindak lanjuti jatah sertifikasi ini, terutama disektor Kelautan Dan Perikanan yang ada di Kalimantan Utara ini, Ini sesuai perintah pak Gubernur kepada DKP, guna secepatnya memperjelas status kepemilikan tambak masyarakat di Kaltara ini," Urai Kadis DKP ini.

H Amir Bakri Kepala DKP Kaltara

" Ada dua status yang saat ini dikelola oleh para petambak, pertama, lahan yang masuk APL ( Area Penggunaan Lain ) dan yang kedua Hutan Produksi, Kita akan utamakan dulu yang APL untuk di sertifikat, baik pajak dan juga ijin dari Dinas Perikanan, Untuk hutan produksi, Ini akan kita koordinasi dan kita libatkan dinas Kehutanan guna dimasukkan di Ingklap," Tutur H Amir.

Kegiatan yang akan di hadiri Tim witaris dari Universitas Hasanuddin Makassar ini, Juga akan di ikuti, Baik dari DKP maupun dari para pemilik lahan tambak yang ada di Kaltara, Untuk itu, Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kaltara Sangat mengharapkan kehadiran para pemilik tambak, Karena, Nantinya akan di perlihatkan peta lokasi tambak yang ada diseluruh Kalimantan Utara.

"Besok pada pertemuan dengan para petambak, kami akan perlihatkan peta lokasi tambak, dan nantinya, para pemilik lahan akan tahu dimana lokasi dan berapa luas tambak miliknya, Selain itu, mereka juga akan tahu, apakah lahan tambak yang selama ini dikelolanya masuk dalam APL atau Hutan Produksi," urai H Amir.

Kemudian, H Amir juga menjelaskan kalau UPTD yang baru lantik beberapa waktu lalu akan dijadikan operator, " Kita akan jadikan para UPTD ini untuk menjadi operator, namun tentunya kita akan berikan pembekalan dulu, Jadi biar tim dari UNHAS sudah pulang, Mereka sudah bisa melayani sendiri masyarakat yang ingin mengetahui status lahan yang dimilikinya," Jelas H Amir. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM