DKP Kaltara Kembangkan Sistem Minapadi

Sunday, February 18, 2018 | 11:50

Bagikan:
MINAPADI : Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kaltara H Amir Bakrie Bersama warga Tanjung Buka SP1 Melakukan tanam padi dan budidaya ikan air tawar.(17/2).



KORANDIGITALNET.COM - TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Kalimantan Utara H Amir Bakrie, Sabtu pagi , bersama masyarakat Transmigrasi Desa Tanjung Buka (SP1) Kabupaten Bulungan, melakukan penanaman padi dan pelepasan bibit ikan air tawar, dengan sistem minapadi. (17/2/2018).

Sistem Minapadi bertujuan untuk meningkatkan populasi tanaman dengan cara mengatur jarak tanam dan manipulasi lokasi dari tanaman padi berada dipinggir atau seolah-olah tanaman lebih banyak berada dipinggir sawah.

Menurut H Amir, Demplot pengembangan budidaya ikan tawar dengan cara minapadi ini sangat baik, " Hari ini, saya dan beberapa warga Tanjung Buka (SP1) menanam padi dan melepas ribuan bibit ikan tawar, Beberapa jenis ikan yang kami lepas, ada ikan mas, ikan nila dan ikan patin,  Area yang kami gunakan sekitar 2 hektar, 1 petaknya kami isi 10 ribu ekor bibit ikan," Urainya.


Seperti kita ketahui bersama, bahwa, Sistem tanam padi dan budidaya ikan secara sekaligus dalam satu lahan, memang belum populer di Kaltara, pada hal, teknik tersebut telah menuai pujian dari dunia internasional, saat ini, ada 2 negara yang tertarik dengan sistem minapadi ini, yaitu Laos dan Filipina.

"Sistem penggabungan budidaya pertanian dan perikanan dengan memanfaatkan air yang menggenangi areal persawahan, Selain bisa tanam padi, kita juga bisa budidaya ikan air tawar di dalam areal sawah yang sama, kita manfaatkan genangan air sebagai kolam," kata H Amir.


Pemanfaatan dari inovasi minapadi berbasis kluster antara lain, resiko serangan hama sangat rendah, tidak memakai pestisida, Penggunaan pupuk kimia berkurang dan pendapatan petani akan lebih tinggi.

" Kalau kita pakai sistem minapadi, tentunya juga akan menambah penghasilan para petani, karena, disamping panen padi, mereka juga panen ikan, yang pasti, akan tercipta pertanian organik yang ramah lingkungan dan produknya lebih sehat di konsumsi, Kita akan kembangkan sistem minapadi ini ke daerah lain di Kaltara, Bulungan ini akan kita jadikan percontohan, Kegiatan Demplot minapadi sepenuhnya menggunakan APBD Provinsi 2018," Tutup Kepala DKP Kaltara ini. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM