Bawa Barang Ilegal, Kapal Bermuatan Sembako Diamankan Satpolair Tarakan

Friday, February 16, 2018 | 22:14

Bagikan:
ILEGAL : Kapal yang berhasil diamankan oleh petugas Polairud Tarakan, Yang bermuatan bahan sembako.


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Kapal bermuatan sembako ilegal asal Malaysia kembali diamankan Satpolair Polres Tarakan pada rabu (14/2) sekira pukul 06.10 wita diperairan Tarakan, tepatnya di muara beringin satu.

Dalam penangkapan kapal asing yang dinahkodai pria yang berinisialkan RC dengan mengunakan mesin penggerak merek Mitsubishi 120 PK dan merk Dompeng 24 PK.

"Kita mengamankan 696 karung beras dengan merek PWR, Panda Rice, Bumi Sabah dan King Fisher dengan berat masing-masing karung, 10 kg. Selain itu, didapati juga 22 dos miyak goreng merek Emas dan cap Kapal, 50 karung sosis merk chicket Frenkester, 110 tabung gas warna merah dan kuning asal Malaysia," jelas Kapolres Tarakan AKBP Dearystine Supit, melalui Paur Subbah Humas Ipda Taharman, jumat (16/2).

Botol Gas yang berhasil diamankan polairud

Lebih lanjut Taharman, Barang tersebut yang rencananya akan dibawa di Kota Tarakan untuk diperdagangkan ke masyarakat Tarakan. "Ini barang akan dipasarkan di Tarakan. Namun, tabung gas asal Malaysia yang RC bawa ini tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), sementara untuk minyak goreng, sosis dan berasnya juga tanpa ada izin edar, sehingga dilarang diperjual belikan di Tarakan bahkan di Indonesia,” lanjutnya pria yang biasa disapa Tahe ini.

Selain itu, Juragan kapal tersebut ternyata bukan warga Tarakan. Melainkan, RC merupakan warga kelahiran Tawau, Malaysia namun beralamat di Jalan Bedu Rahim, RT 12, Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan.

"Saat ini kapal beserta brang bukti lainnya kita sudah amankan dan kita akan melakukan pengembangan terhadap kasus ini dengan kepemilikan sembako ilegal itu," ujarnya.

Sementara itu, akibat ulah tersangka tersebut dikenakan pasal 113 jo pasal 57 ayat 2 UU RI No. 7 tahun 2015 tentang perdagangan dan Pasal 142 jo pasal 91 ayat 1 UU Ri No. 18 tahun 2012 tentang pangan dan pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun penjara. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM