10 Hari Ungkap Pengedar Sabu, BNNK Amankan 3 Pengedar Dan Sempat Diancam Badik

Monday, February 5, 2018 | 20:39

Bagikan:
Photo : Kedua tersangka yang ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan.


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Tidak henti-hentinya Badan Narkotika Nasional (BNNK) Tarakan melakukan pemberantasan terhadap peredaran Narkoba jenis Sabu di Kota Paguntaka ini. Namun, dalam pemberantasan Narkoba, BNNK Tarakan tidak semua pengungkapan kasus sabu berjalan mulus, banyak kendala yang di hadapi BNNK dalam penangkapan atau pemberantasan Narkoba tersebut. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan, Agus Surya Dewi mengatakan, pengungkapan maupun penangkapan terhadap pengedar narkoba tidak selalu berjalan mulus. Bahkan, pihaknya harus berhadapan dengan berbagai ancaman,  mulai dari dikejar anjing hingga disambut senjata tajam oleh si pemilik rumah maupun pengedar narkoba tersebut. 

"Jadi selama 10 hari terakhir ini juga kita menangkap tiga pengedar. Yang pertama 20 Januari sekira pukul 16.20 sore di salah satu Homestay di Jalan Markoni, dengan satu tersangka berinisialkan JR diamankan dengan berat barang bukti sabu 0,84 gram terbagi dalam lima poket sabu dan disimpan tersangka dikantong celananya sebelah kanan," jelasnya saat ditemui diruang kerjanya, senin (5/2).

Dewi menguraikan, bahwa, setelah petugas mengamankan JR, BNNK Tarakan melakukan pengembangkan dan berhasil mengamankan FA pada senin malam (21/1) di rumah sewa yang terletak di Bukit Cinta Kelurahan Gunung Lingkas," urainya.

Photo : Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas BNNK Kota Tarakan.


Selain itu, tersangka FA tersebut merupakan Target Operasi (TO) BNNK Tarakan dan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tarakan. 

"Sudah lama FA ini TO kita dan akhirnya kita mengamankan barang bukti dari FA 2 bungkus sabu dengan berat 25,48 gram yang ditaruh dalam helm FA," ujarnya. 

Namun, dalam penangkapan FA tersebut sempat mendapatkan perlawanan dari pemilik rumah FA, Dengan mengeluarkan senjata tajam. "Dikira ada orang kelahi, pemilik rumah tidak tahu kalau polisi, tapi kita kenal si pemilik rumah berinisial SA ini karena merupakan residivis juga,” Jelas Dewi.

Kemudian itu juga, Pengungkapan peredaran sabu berlanjut hingga 31 Januari. Petugas BNNK Tarakan kembali mengamankan tersangka yang berinisialkan SY di Jalan Sungai Bengawan RT 2, Kelurahan Juata Permai dengan barang bukti 2,84 gram ditemukan didalam boneka babi kecil.

"Tersangka ketiga ini kita amankan sedang asik nyabu di WC rumah mertuanya dan dari pengakuan SY dia baru 2 kali hisap," ungkap wanita berhijab ini. 

Sementara itu, Dari ketiga tersangka tersebut JR dan FA saling berhubungan karena hasil pengembangan. Sedangkan SY terpisah dan diancam pasal yang berbeda. "SY dan JR dikenakan pasal 112 ayat 1 junto pasal 114 ayat 1 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, sementara FA didapat lebih dari 5 gram dikenakan pasal 112 ayat 2 junto pasal 114 ayat 2 Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang narkotika," tutupnya. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM