Warga Kampung Satu Tarakan Temukan Bom Peninggalan PD II Berdaya Ledak Tinggi

Wednesday, January 17, 2018 | 17:30

Bagikan:
Dok. Saat Tim Gegana Brimob Polda Kaltim sedang menjinakkan bom yang ditemukan oleh warga.(17/01)


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN - Warga Jalan Pulau Bangka RT 14 Kelurahan Kampung Satu kembali dihebohkan dengan ditemukannya Bom peninggalan Perang Dunia ke II, Bom yang ditemukan ini berjeniskan mortir yang didapat oleh Safarudin tepat dibelakang rumahnya yang tertanam dengan tanah tersebut. 

Dalam penemuan Bom berjeniskan mortir tersebut sudah dilakukan pengevakuasian oleh pihak Unit Gegana Satbrimob Datasemen C Pelopor Polda Kaltim pada rabu (17/1), sekira pukul 02.00 wita. 

"Jadi sekira pukul 10.00 wita itu saya ingin mengali tanah dibelakang rumah saya dan saya kaget ketika mengali mengunakan skop saya merasakan adanya gesekan besi dan saya melihat ternyata ada Bom," jelas Safarudin Saksi mata. 

Setelah Safarudin menemukan bom,  Dirinya langsung melaporkan hal tersebut ke Polres Tarakan. "Ini sudah Bon yang kedelapan yang saya dapat, yang 7 kemarin di Tahun 2015 saat saya ingin membangun rumah," terangnya. 

Sementara itu, Kepala Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, AKBP Henzly Moningkey melalui Kanit Subden Gegana IV, Iptu Muh Nur mengatakan, awal kejadian tersebut,  pihaknya mendapatkan laporan dari penjagaan  Polres Tarakan telah ditemukan bom sisa Perang Dunia Ke 2.

"Setelah kami mendapatkan laporan telepon dari Polres setempat, kami Langsung laporkan kepada Kasat Brimob Den C pelopor Tarakan untuk, Guna menindaklanjuti temuan Bom tersebut untuk dilakukannya evakuasi," ungkapnya. 

Usai melakukan evakuasi Bom dari TKP,  Tim Gegana membawa Bom peninggalan Perang dunia Ke 2 ini, Dan rencana Akan di amankan sementara di bunker Detasemen C pelopor Tarakan. 

"Kalau untuk jenis yang bisa diamati adalah  jenis mortir dengan panjang 33 cm kemudian diameter tengah 27 cm, diameter belakang 14 cm, diameter depan 11 cm kemudian ekor atau kipas itu 23 cm," tuturnya. 

Kemudian juga, Muh Nur mengatakan mengenai keaktifan Bom tersebut,  dirinya mengungkapkan dinilai masih aktif. "Bom itu masih aktif, karena dari dilihat dari casing maupun biusnya masih sangat bagus sekali dan warna hijaunya juga Masih kelihatan untuk daya ledak jenis ini biasanya sekitar yang diletakkan hancur itu kurang lebih 5 sampai 10 Meter, kalau untuk daerah tak hingga radius kurang lebih 200 sampai 1 kilo," bebernya. 

Tim Gegana Satbrimob juga mengatakan, Baru awal Tahun 2018 ini,  pihaknya baru pertama ada warga yang melapor telah menemukan bom, "Dibandingkan tahun 2017 tahun lalu, Ada kurang lebih 8 sampai 12 ditemuan," tutupnya. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM