Tega...!!! Sopir Angkot Cabuli Bocah 5 Tahun Didepan Pasar Gusher

Wednesday, January 31, 2018 | 20:02

Bagikan:
Ilustrasi


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN – Entah apa yang dipikirkan seorang sopir angkot yang berinisialkan AR (31) yang harus mendekam dibalik jeruji besi akibat nafsu bejatnya yang tega mencabuli bocah 5 tahun di dalam mobil angkotnya.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan Subbag Humas Ipda Taharman mengatakan, pelaku AR melakukan pencabulan terhadap bocah terdebut tepatnya dijok angkotnya. 

"Jadi kita tanya ke korban kapan AR mencabulinya. Namun, korban lupa dan dia hanya ingat sore hari saat sedang bermain dan diajak AR masuk kedalam angkotnya itu dan dibawa hingga dibawa diparkir didepan gusher," jelasnya, rabu (31/1).


Lanjutnya, Usai memarkirkan mobil angkotnya, tersangka berinisilkan AR memberikan sebuah Handphone (HP) dan menontonkan bocah tersebut dengan video porno. "Saat melihatkan ke korban, AR bilang film nari-nari dan si bocah langsung dibawa ke kursi belakang dan AR langsung melancarkan aksi bejatnya itu dengan meraba menggosok kemaluannya Ke kemaluan Korban," lanjutnya. 

Setelah AR mencabuli bocah tersebut, korban diberikan uang sebanyak Rp 2 ribu dan korban pun pergi untuk kembali bermain. "Jadi mungkin karena tidak dicuci, langsung main baru beberapa hari kemudian dia mengaku sama ibu kandungnya kalau kemaluannya perih,” bebernya.

Setelah dilihat, ibu kandung Bunga yang merupakan Pembantu Rumah Tangga ini sempat shock dibagian kemaluan anaknya ada seperti bengkak dan berair. Hasil pemeriksaan dokter, menyatakan bahwa Bunga mengalami penyakit infeksi menular seksual.

“Jadi setelah dibawa kerumah sakit dan hasil Visumnya karena keputihan yang berlebihan, tetapi kan ini anak masih umur 5 tahun. Makanya kita langsung tindak lanjuti," tuturnya. 

Kemudian itu juga, usai kita menindak lanjuti,  kita langsung meminta bocah tersebut untuk menunjukan pelaku tersebut. "Tetangganya sendiri yang cabuli dan kita mengetahui itu langsung kita jemput malam Jumat (18/1), sekira pukul 23.30 wita malam,” ujarnya. 

Setelah diamankan tersangka yang berinisialkan AR tersebut, petugas langsung menggiring AR ke Mako Polres Tarakan untuk di proses hukum. "Saat diamankan AR sempat melawan dan tidak mengakui perbuatannya itu. Tapi akhirnya dia mengaku juga," kata pria yang biasa disapa Tahe ini.

AR mengaku hanya khilaf karena sedang menonton film porno, kemudian Bunga sedang melintas didepannya sambil bermain layaknya anak kecil. “Saat ini AR sudah diamankan di Rutan Polres Tarakan dan kita jerat pasal 82 ayat 1 junto pasal 76e tentang pencabulan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara,” tutupnya. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM