Reskoba Polres Tarakan Gagalkan 1,011 Kg Sabu Yang Hendak Dibawa Sulawesi

Wednesday, January 17, 2018 | 12:25

Bagikan:
Dok. Wakapolres Tarakan Kompol Rizky Farah Sandy saat memberikan penjelasan terkait tertangkapnya empat komplotan pengedar sabu, Di Mapolres Tarakan.(16/01)


KORANDIGITALNET.COM - TARAKAN - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tarakan kembali mengagalkan peredaran Narkotika jenis Sabu seberat 1,011 Kilogram yang hendak diedarkan ke luar wilayah Kota Tarakan, pada selasa (16/1), sekira pukul 21.30 wita. 

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit,  melalui Wakapolres Tarakan Kompol Rizky Farah Sandy mengatakan, berdasarkan dari laporan masyarakat adanya sabu yang hendak diedarkan ke Sulawesi. "Jadi setelqh anggota mendapatkan laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan ternyata benar adanya, Narkoba jenis sabu ini akan bawa ke Makassar," jelasnya, rabu (17/1).


Setelah penyelidikan, Petugas mendapatkan Narkotika jenis sabu tersebut yang sudah dibungkus dengan rapi yang ditaruh di tanah kosong dan dimasukkan kedalam jerigen oli yang terletak di jalan Yos Sudarso Kelurahan Selumit Pantai. "Anggota Reskoba lakukan pengintaian dan melihat orang yang mencurigakan yang hendak mengambil sabu itu dan petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka yang berinisialkan SD," tuturnya. 

Setelah petugas melakukan pengembangan dan pemeriksaan awal terhadap tersangka tersebut, ternyata SD tidak melakukan sendiri melainkan dibantu dengan 3 orang temannya yang masing-masig berinisialkan AD, SU dan NN. 

"Ketiga rekannya itu diamankan Reskoba disebuah hotel di Jalan Yos Sudarso serta barang bukti lainnya uang dengan Rp 21 juta dan lengkap dengan alat hisapnya," ungkapnya. 

Peredaran tersebut merupakan kedua kalinya yang dilakukan keempat tersangka ini, Dimana pertama kalinya barang haram tersebut berhasil diloloskan dan di edarkan di Kota Makassar dan keempat tersangka juga merupakan warga Sulawesi selatan. "Jadi pertama kalinya lolos sabu itu di November 2017 lalu, semua tersangka itu bukan orang Tarakan dan keempat tersangkanya itu ke Tarakan hanya untuk mengambil sabu itu untuk dibawa ke Sulawesi," terangnya. 

Sementara itu, akibat ulah keempat tersangka tersebut, Ia dijerat dengan pasal 114 ayat 2 Subsider pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia (RI) no 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

"Jadi saat ini tersangka sudah diamankan di rutan Polres Tarakan dan diancam kurungan penjara minimal 6 tahun penjara dan maksimal hukuman mati," tutupnya. (AD/AS)
Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

SUARAKALTARA.COM

KOMANDOKALTARA.COM